Instagram

Belajar Dari Habakuk

Belajar Dari Habakuk

Peristiwa-peristiwa yang terjadi hari-hari ini sering membuat kita bertanya-tanya masih adakah Tuhan hari-hari ini. Seakan-akan Allah tidak ada dan tidak memihak setiap perkara kita. Seperti halnya kitab Habakuk, kitab ini hanya terdiri dari tiga pasal tetapi apa yang Habakuk tulis terjadi hari-hari ini.

Pada pasal pertama, seolah-olah Allah tidak ada dipihaknya, pasal kedua proses mulai terjadi dalam kehidupan Habakuk, dan pasal ketiga menceritakan tentang respon hati Habakuk.

Apa yang kita alami hari-hari ini, itu juga yang Habakuk alami dan ia tuliskan di dalam Kitabnya.

Apa yang bisa kita pelajari dari Habakuk saat ia menghadapi pergumulannya?

1. Mencari Tuhan dengan Segenap Hatinya

“Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku.” Habakuk 2:1.

2. Tidak Beranjak dan Tetap Berdiri

Seperti yang tertulis dalam Habakuk 2:1 di awal, Ia tidak beranjak dan tetap berdiri di hadapan Tuhan apapun masalah yang dialaminya. Seberat apapun yang dialami Habakuk, Ia tetap memiliki iman yang kuat seperti sauh. Imannya tidak tergoyahkan oleh masalah dan pergumulan yang Ia hadapi. Sehingga setiap kita, harus tetap berdiri dan tidak beranjak dari Tuhan dari segala sesuatu yang kita alami hari-hari ini. Miliki iman yang kuat di dalam Tuhan.

3. Menantikan Jawaban Tuhan

“TUHAN, telah kudengar kabar tentang Engkau, dan pekerjaan-Mu, ya TUHAN, kutakuti! Hidupkanlah itu dalam lintasan tahun, nyatakanlah itu dalam lintasan tahun; dalam murka ingatlah akan kasih sayang!” Habakuk 3:2.

Terus nantikan jawaban Tuhan seperti Habakuk.

4. Menjaga Hati, Menjaga Sikap dan Menjaga Respon

“Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya. Orang sombong dan khianat dia yang melagak, tetapi ia tidak akan tetap ada; ia mengangakan mulutnya seperti dunia orang mati dan tidak kenyang-kenyang seperti maut, sehingga segala suku bangsa dikumpulkannya dan segala bangsa dihimpunkannya.” Habakuk 2:4-5.

 

Tuhan, meskipun keadaan sekelilingku mengerikan dan menakutkan, aku akan tetap percaya kepada-Mu karena daripada-Mu datang pertolonganku. Amin.

Share! jika renungan ini memberkatimu.