Instagram

Berbagi atau Konten Semata?

Berbagi atau Konten Semata?

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. 2 Korintus 9:7.

Bukan soal berapa banyak yang kita berikan, tetapi bagaimana cara kita agar bisa berbagi dengan setulus hati.

Di era Pandemi Covid-19 ini banyak sekali orang-orang terkena dampaknya. Namun, era pandemi ini juga banyak menimbulkan  peristiwa-peristiwa yang tak terduga, contohnya adalah orang-orang membuat sebuah konten berbagi kepada orang-orang disekitar dan dibagikan melalui media sosial.

Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Matius 6:1-4.

Lantas apakah hal itu baik-baik saja atau hanya mengejar konten semata?

Berbagi dengan orang yang lebih membutuhkan merupakan contoh yang baik dan menjadi bagian yang penting dalam hidup ini sebab apa yang telah kita terima dan miliki semuanya berasal dari Tuhan.

Maka itu kita harus memahami bagaimana kondisi hati kita saat memberi. Sehingga berbagi tidak hanya menjadi konten semata.

1. Memberi dengan penuh kerelaan

2. Jangan memberi dengan sedih hati karena kita tidak sedang kehilangan, tetapi sedang menabur.

3. Jangan memberi karena terpaksa. Lebih baik menunda untuk memberi daripada kita memberi karena terpaksa.

Siapa Yang Memberi Dengan Sukacita Penuh Maka Kamu Akan Beroleh Kelimpahan. Amin!

 

Share! jika renungan ini memberkatimu.