Instagram

Uncategorized

Banyak yang mengusulkan kelemahan ilahi atau ketidakmampuan sebagai solusinya: Allah tidak mengatasi semua kejahatan karena Ia tidak dapat melakukannya – meskipun Ia melakukannya yang terbaik. Ini merupakan jawaban dari teologi proses. Solusi ini menolak doktrin-doktrin Kristen yang bersejarah tentang kemahakuasaan,

Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. Yohanes 13:15) Bagian Alkitab ini menggarisbawahi dan memberi contoh nyata, bahwa seseorang tidak mungkin dapat mengerti dan menerapkan kerendahatian, jika ia tidak mempunyai

Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. (Matius 12:35) Pikiran Kristen yang sungguh-sungguh selalu ingin mendisiplinkan diri supaya tahan terhadap segi-segi kehidupan yang tidak dapat

Roma 12:2 adalah: kita harus diubah oleh pembaharuan pikiran kita. Kita melihat kata diubah ketika kita mempelajari 2 Korintus 3:18. Kita melihat bahwa kita itu berarti perubahan batiniah karakter kita secara mendalam yang menghasilkan perubahan batiniah karakter kita secara mendalam

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu

Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. (Galatia 3:14) Melalui keselamatan di dalam Yesus Kristus, kita telah dipisahkan untuk memiliki kehidupan yang diberkati.

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. (Matius

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. (Yoh. 15:11) Apakah sukacita yang dimiliki Yesus? Sukacita Yesus adalah penyerahan diri dan pengorbanan diri yang mutlak dari Dia kepada Bapa-Nya - sukacita dalam melakukan tugas Bapa-Nya.