Instagram

Uncategorized

Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus. (Galatia 2:19) Untuk menjadi sama dengan Yesus Kristus, seseorang bukan hanya harus bersedia melepaskan dosa, melainkan juga menyerahkan seluruh pandangan hidupnya

Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!" (Yohanes 13:37) Adakalanya kita tidak mengerti mengapa kita tidak melakukan tindakan yang ingin kita lakukan. Jika Allah mendatangkan suatu masa penantian, dan tidak memberikan tanggapan,

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.(Matius 18:3) Kata-kata Tuhan ini mengacu pada pertobatan awal kita, namun kita harus terus-menerus berpaling kepada Tuhan seperti anak-anak, terus-menerus

Allah hanya menyatakan kebenaran. Allah menciptakan kita untuk menjadi benar dan kudus. Dia menciptakan kita untuk mengatakan dan mengasihi kebenaran seperti diriNya. Adam berdosa karena lebih mendengarkan dusta iblis daripada menaati kebenaran Allah. Sebagai hasilnya, kita terlahir sebagai orang berdosa

".. jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman.(Yakobus 5:12) Ketika kita tidak belajar mengatakan tidak, pada akhirnya kita akan tidak suka pada diri sendiri, sama halnya dengan orang yang ingin kita puaskan. Pada beberapa kasus, kita kesulitan

"..kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu." (Yakobus 4:3) Terkadang dalam berdoa kita teralalu berpusat kepada "saya" dan melihat Tuhan sebagai jin yang dimunculkan untuk memenuhi setiap keinginan