Instagram

Cinta dan Kesetiaan

Cinta dan Kesetiaan

Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina. Kidung Agung 8:6-7.

Kitab Kidung Agung sangat terkenal dengan ungkapan-ungkapan yang romantis, sampai-sampai terkesan seperti gombalan “Cinta” yang bisa membuat kita senyum-senyum sendiri saat membacanya.

Kendati begitu, kita tidak boleh terbuai oleh ungkapan kata-kata romantis yang begitu menggelora dalam kitab ini, sebab kita bisa saja terjerumus dalam pemahaman harfiah atau rohaniah yang justru mereduksi makna dari cinta itu sendiri.

Berikut 3 Gambaran Cinta yang dimaksud

1. Kuat seperti maut, gigih seperti dunia orang mati

Cinta itu, tidak dapat dibendung, dilawan, dikalahkan, atau ditolak oleh manusia, kekuatannya tidak perlu diragukan lagi, dan dengan penuh kesetiaan dia dapat “mendatangi” manusia kapan dan di mana saja.

2. Menyala seperti nyala api, nyala api TUHAN, tidak dapat dipadamkan.

Cinta itu tetap menyala dan panas walaupun banyak upaya untuk memadamkan dan mendinginkannya, tidak akan pudar walaupun mengalami berbagai proses dan menempuh perjalanan yang begitu panjang.

3. Tidak dapat dibeli dengan segala harta benda.

Cinta itu tidak dapat dibeli dengan segala harta benda. Hal ini bukan karena dia tidak butuh segala harta dan kekayaannya. Tetapi, karena baginya “kesetiaan” adalah “harga mati” yang tidak dapat diperjualbelikan dan tidak dapat dikompromikan dengan siapa pun.

Apa Makna Cinta dan Kesetiaan Bagi Kamu?

Apakah Kamu Cinta Tuhan?

Di dalam cinta ada kekuatan yang luar biasa, kekuatan yang tidak bisa dibendung oleh siapa pun juga.

Share! jika renungan ini memberkatimu.