Instagram

Dukunglah Pasangan Anda!

‘Hati suaminya percaya kepadanya…’  Amsal 31:11

Seorang penyair menuliskan, ‘Kasih dalam hatimu tidak ditaruh untuk tetap tinggal di hatimu.  Kasih bukanlah kasih, sampai Engkau membaginya.’  Kita dapat tahan ditolak oleh banyak orang, selama kita dapat pulang dan dikasihi oleh seseorang di rumah.  Seringkali kehidupan akan menghantam kita, karena itu jadikanlah rumah Anda sebagai sebuah tempat perlindungan.  Berikut ini adalah sebuah kisah yang dapat menolong Anda untuk melakukannya.

Ia akhirnya memutuskan untuk meminta kenaikan gaji dari atasannya.  Sebelum berangkat ke tempat kerja ia mengatakan keputusan tersebut kepada istrinya.  Sepanjang hari sang istri merasa gelisah.  Akhirnya, pada sore hari sang suami berusaha mengumpulkan keberanian untuk mendatangi atasannya.  Ternyata ia mendapat kenaikan gaji.  Dengan gembira ia pulang dan mendapati peralatan makan yang terbaik dengan terang lilin.  Ketika ia mencium aroma dari makanan yang tengah dipersiapkan, ia menyangka seseorang dari kantornya telah menelpon istrinya dan memberitahu berita gembira tersebut.  Saat istrinya masih ada di dapur ia menyampaikan berita tersebut.  Mereka berpelukan sebelum mereka duduk di meja makan.  Di samping piringnya ia menemukan sebuah kertas dengan tulisan, ‘Selamat!  Saya tahu kamu akan mendapat kenaikan gaji.  Makan malam ini adalah untuk menunjukkan betapa aku mengasihimu.’  Beberapa saat kemudian, dalam perjalanannya ke dapur untuk mengambil makanan penutup, sang suami memperhatikan ada kartu kedua yang jatuh dari saku istrinya.  Setelah mengambilnya dari lantai, ia membaca, ‘Jangan kuatir kalau kamu tidak mendapat kenaikan gaji.  Kamu layak mendapatkannya.  Makan malam ini adalah untuk menunjukkan betapa aku mengasihimu.’  Penerimaan!  Kasih!  Ia berdiri dibelakang sang suami apapun yang terjadi – melembutkan setiap hantaman, menyembuhkan setiap luka, percaya kepadanya,.  Karena itu perkataan untuk Anda hari ini adalah – dukunglah pasangan Anda!

 

*image by : http://sealiaeka.blogspot.com/2013/01/kekasih-sejati.html

 

Share! jika renungan ini memberkatimu.