Instagram

Hidup Sederhana

Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal. (Matius 6:25-28)

Perhatikanlah bunga bakung di ladang yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal – bebungaan itu hanya ada! Perhatikanlah tentang laut, udara, matahari, bintang-bintang dan bulan-bulan – semuanya juga hanya ada – namun betapa besar manfaatnya bagi kita. Sering kita menghalangi pengaruh Allah yang ingin ditunjukkan-Nya melalui kita, dengan usaha kita sendiri untuk menjadi konsisten dan berguna.

Yesus mengatakan, hanya ada satu cara bertumbuh secara rohani yaitu melalui pemusatan perhatian kepada Allah. Pada pokoknya, Yesus berkata, “Jangan cemas tentang bagaimana dapat berguna bagi orang lain; percayalah kepada-Ku.” Dengan kata lain, perhatikanlah Sumbernya, dan dari kita “akan mengalir aliran-aliran air hidup” (Yoh. 7:38). Kita tidak dapat menemukan sumber kehidupan lahiriah kita melaui akal sehat dan penalaran, dan Yesus mengajarkan bahwa pertumbuhan dalam kehidupan rohani kita tidak berasal dari pemusatan perhatian kita pada hal itu, melainkan berasal dari pemusatan perhatian kita kepada Bapa yang di surga. Bapa surgawi mengetahui situasi kita, dan jika kita tetap memusatkan perhatian kepada-Nya, maka kita akan bertumbuh secara rohani-seperti “bunga bakung di ladang”.

Orang-orang yang paling mempengaruhi kita bukanlah mereka yang memikat kita dengan pembicaraan mereka, melainkan mereka yang menghayati hidupnya bagaikan bintang-bintang di langit dan “bunga bakung di ladang” – sederhana dan tidak dibuat-buat. Kehidupan merekalah yang membentuk kita.

Jika kita ingin berguna bagi Allah, peliharalah hubungan dengan Yesus Kristus, maka tanpa kita sadari Dia akan memakai kita setiap saat dalam kehidupan kita. Amin.

 

*image by : https://www.timberlandbank.com/money-market/

Share! jika renungan ini memberkatimu.