Instagram

IMAN

Dunia jaman now merayakan orang-orang berhasil dalam hidupnya. Siapa yang disebut berhasil? Mereka yang dapat memerlukan apa yang telah mereka capai dalam dunia ini, entah itu material ataupun hal spiritual. Mereka yang belum mencapai apa-apa yang dianggap berhasil. Mereka perlu didorong, maksudnya didorong untuk beriman. Beriman untuk apa? Beriman untuk bisa mencapai hal-hal besar dalam dunia ini.

Di sisi lain, kita menyelesaikan ada gambaran yang sudah disoroti oleh Yakobus, yaitu adanya semacam iman tanpa perbuatan. Kalau diatas tadi dapat dikatakan gambaran perbuatan yang tanpa iman. Sekarang kita mendapati yang sebaliknya. Betapa mengecewakan orang-orang yang beragama yang mengaku memiliki iman namun imannya tidak dinyatakan melalui perbuatannya. Tepat seperti yang dikatakna Yakobus bahwa: iman seperti itu sebenarnya adalah iman yang mati. Kita sering sekali mendapati orang-orang disekitar kita seperti itu. Kesaksian iman yang seperti itu sangat mengecewakan karena jauh dari pengaruh transformatif yang ada pada Tuhan. Kita harus kembali kepada Alkitab.

Yakobus 2:17 “Demikian juga halnya dengan iman: jika iman itu tidak disertai  perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Tuhan Yesus Memberkati!

Share! jika renungan ini memberkatimu.