Instagram

Jangan Berhenti Berharap

Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. (Yohanes 5:24)

Cerita Mickey Mantle berakhir dengan happy ending ketika ia mampu mengendalikan kembali dan mengurus kehidupannya. Tetapi masih ada sesuatu yang hilang.

Ketika Mickey didiagnosa mengidap kanker hati, ia sadar bahwa ia sedang menghadapi maut. Ia menelepon kawan lamanya di dalam tim, baseman¬† kedua Bobby Richardson. Mengetahui bahwa Bobby adalah seorang Kristen yang berkomitmen, Mickey meminta kepadanya untuk berdoa baginya melalui telepon. Ketika kanker itu terus menjalar bahwa sampai tahap yang lebih kritis, kematian Mickey tampaknya dapat terjadi setiap saat, dan keluarganya sekali lagi menelepon Bobby Richardson. Ketika ia memasuki kamar rumah sakit Mantle, Bobby ingat saat ia berbicara dengan Mickey tentang Tuhan dan ia sekali lagi mengimba, “Mickey, aku mengasihimu dan aku ingin engkau tinggal bersamaku di surga.” Mintle tersenyum dan berkata, “Bobby, selama ini aku ingin memberitahumu bahwa aku telah menerima Kristus sebagai Jurus’lamat.”

Pada acara penguburan Mickey, Bobby Richardson mengatakan kepada hadirin bahwa ada dua jenis orang : mereka yang mengatakan “ya” kepada Yesus dan mereka yang mengatakan “tidak”. Dan karena tidak ada orang dari kita yang mengetahui berapa lama kita masih ada di bumi, mengatakan “mungkin” adalah benar-benar sama dengan mengatakan “tidak.”

Menjelang kematiannya, Mickey sempat membuat peryataan ini. “Sulit sekali untuk menengok ke belakang. Tetapi kita belajar dari hal itu.. saya mau membuat perbedaan, bukan karena saya memukul home run, tetapi karena saya telah mengubah hidup saya. Jika saya bisa, orang lain pun bisa. Tidak pernah ada kata terlambat.”

Jika kita tidak pernah memikirkan dengan serius di mana kita akan menjalani kekekalan, atau jika kita selalu berpikir bahwa kita masih punya banyak waktu untuk memutuskan, ambillah hari ini sebagai tanggal keputusan. Seperti halnya Mickey Mantle yang menyadari pada akhir hidupnya bahwa ia memerlukan pengampunan dosa, Kita pun dapat merasakan bahwa Tuhan merindukan kita untuk datang kepada-Nya. Jika kita ingin hidup dalam hubungan yang benar dengan Tuhan, berdoalah agar Dia masuk ke dalam hati kita dan mengambil kendali atas hidup kita. Amin.

Share! jika renungan ini memberkatimu.