Instagram

Kehidupan Untuk Mengenal Dia

“..Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi.” (Lukas 24:49)

Para murid-murid-Nya harus menanti dan tinggal di Yerusalem sampai hari Pentakosta, bukan hanya untuk persiapan mereka sendiri tetapi karena mereka harus menunggu sampai Tuhan Yesus benar-benar dimuliakan. Dan segera setelah Dia dimuliakan, apakah yang terjadi? “Sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima dari Bapa, Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya Roh itu seperti yang kamu lihat dan dengar di sini” (Kisah Para Rasul 2:33). Pernyataan dalam Yohanes 7:39 – “… sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan” – tidak berkaitan dengan kita. Roh kudus di sini telah  diberikan; Tuhan telah dimuliakan – penantian kita tidak bergantung pada pemberian Allah, tetapi pada kesiapan rohani kita sendiri.

Pengaruh dan kuasa Roh Kudus telah bekerja sebelum Pentakosta, tetapi pada saat itu Dia tidak ada di sini. Segeralah sesudah Tuhan kita dimuliakan dalam kenaikan-Nya, Roh Kudus datang dalam dunia dan sejak itu Dia ada di sini. Kita harus menerima kebenaran yang menyatakan bahwa Dia ada di sini. Sikap menerima dan menyambut kedatangan Roh Kudus ke dalam hidup kita harus menjadi sikap yang tegas dari seorang pemercaya. Bila kita menerima Roh Kudus, kita menerima kehidupan yang membangkitkan dari Tuhan yang telah naik ke surga.

Bukanlah baptisan Roh Kudus yang mengubah manusia, melainkan kuasa Kristus yang ditinggikan yang memasuki hidup mereka melalui Roh Kudus. Kita semua sering memisahkan hal-hal yang tidak pernah dipisahkan oleh Perjanjian Baru. Baptisan Roh Kudus bukanlah sebuah pengalaman yang terpisah dari Yesus Kristus – itulah bukti dari Kristus yang naik naik ke surga dan ditinggikan.

Baptisan Roh Kudus tidak membuat kita berpikir tentang waktu atau kekekalan – itu adalah masa sekarang yang menakjupkan dan mulia. “Inilah hidup yang kekal, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau…” (Yohanes 17:3). Mulailah mengenal Dia sekarang dan jangan sekali-kali menyudahinya. Amin.

 

*image by : https://www.riviera24.it/2015/05/giovani-chi-cercate-vieni-santo-spirito-195499/

Share! jika renungan ini memberkatimu.