Instagram

Kelahiran Yesus dan Kelahiran Baru Kita

Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel. (Matius 1:23)

Kelahiran-Nya dalam sejarah. “.. anak yang akan kau lahirkan itu akan disebut kudus, anak Allah” (Lukas 1:35). Yesus dilahirkan ke dunia ini, bukan berasal dari dunia. Dia tidak muncul dari sejarah; Dia masuk ke dalam sejarah. Yesus Kristus bukanlah manusia terbaik yang dapat dibanggakan manusia – Dia adalah seorang Pribadi, yang demi Dia umat manusia tidak akan menerima pujian sama sekali. Dia bukan manusia yang menjadi Allah, melainkan Allah yang menjelma – Allah yang datang dalam rupa manusia. Hidup-Nya adalah yang tertinggi dan terkudus yang masuk melalui pintu-pintu yang terendah. Kelahiran Tuhan kita adalah suatu adven – penampakan Allah dalam rupa manusia.

Kelahiran-Nya di dalam kita. “Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu” (Gal. 4:19). Seperti Tuhan kita datang memasuki sejarah manusia dari luar, demikian pula Dia harus masuk ke dalam diri kita. Sudahkah kita mengizinkan kehidupan pribadi kita menjadi “Bethlehem” bagi Putra Allah? Kita tidak dapat memasuki Kerajaan Allah kecuali kita dilahirkan kembali melalui kelahiran yang sama sekali berbeda dengan kelahiran fisik. “Kamu harus dilahirkan kembali” (Yohanes 3:7). Ini bukanlah sebuah perintah, namun suatu fakta atas dasar otoritas Allah. Bukti kelahiran baru adalah kita menyerahkan diri secara total kepada Allah sehingga “rupa Kristus menjadi nyata” di dalam diri kita. Dan sekali “Kristus menjadi nyata” di dalam diri kita, sifat-Nya segera bekerja melalui kita.

Allah nyata dalam Manusia. Inilah yang terjadi bagi kita semua melalui penebusan oleh Yesus Kristus. Amin.

 

*image by : https://i.ytimg.com/vi/41m3U1u8Tto/hqdefault.jpg

Share! jika renungan ini memberkatimu.