Instagram

Maksud Tuhan

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya…” _ Roma 8:29.

 

Ayat Roma 8 ini membukakan secara jelas kepada kita maksud seutuhnya dari pengalaman terhadap pergumulan yang kita alami. Paulus, sesudah berbicara tentang kenyataan bahwa Allah bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan (Ayat 28), melanjutkan dengan menjelaskan mengapa Allah mengizinkan kita melalui berbagai situasi sulit: “Sebab dari semula Allah memutuskan bahwa mereka yang datang kepada-Nya – dan sudah dalam Ia tahu itu – akan menjadi serupa dengan anak-Nya.” (Roma 8:29. TLB).

Dengan demikian, maksud Allah yang besar sehingga mengizinkan kita melalui ujian-ujian yang berat adalah supaya kita “menjadi serupa dengan gambar anak-Nya.” Ini berlawanan sifat jasmani kita, karena keinginan kita adalah untuk menghindari ujian-ujian itu seperti kita menolak penyakit.

Pengalaman yang berat dan sulit membawa hasil yang lebih banyak daripada harga yang harus dibayar. Banyak karakter dikembangkan di dalam kita ketika kita berada dalam situasi sulit, yang tidak akan dapat berkembang jika kita hidup bebas hambatan. Allah sangat berkenan atas anak-Nya Yesus, sehingga Dia ingin agar kita menjadi serupa dengan gambar-Nya; memiliki kualitas karakter yang dimiliki-Nya, seperti kasih, ketekunan, komitmen, dan iman. Jadi maksud besar Allah adalah membuat kita serupa dengan Yesus, dan Dia akan melakukan apa saja termasuk pengalaman padang gurun – untuk menghasilkan sifat-sifat Anak-Nya di dalam diri kita. Amin.

 

 

Share! jika renungan ini memberkatimu.