Instagram

Memiliki Sikap Mengatasi

“Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan..” (1 Petrus 1: 6)

Pada 1962, dalam sebuah studi klasik bernama Cradles of Eminence, Victor dan Mildred Goertzel menyelidiki latar belakang keluarga lebih dari 400 orang yang sangat sukses. Mereka berusaha mengidentifikasi pengalaman awal yang mungkin telah berkontribusi pada pencapaian luar biasa mereka dalam hidup. Mereka termasuk orang-orang seperti Einstein dan banyak lainnya yang terkenal dan dikagumi. Latar belakang mereka terbukti sangat menarik. Tiga perempat dari mereka berasal dari masa kecil yang bermasalah, bertahan dalam kemiskinan, rumah yang hancur, atau pelecehan orang tua. Seperempat dari mereka memiliki cacat fisik. Sebagian besar dari mereka yang menjadi penulis atau penulis naskah terkenal menyaksikan orang tua mereka terlibat dalam satu krisis demi krisis. Inilah yang disimpulkan oleh para peneliti: Kebutuhan untuk mengkompensasi kerugian adalah faktor utama dalam upaya mereka menuju pencapaian pribadi. Orang-orang ini memiliki satu kesamaan – sikap mengatasi: “Inilah kemenangan yang telah mengalahkan dunia – iman kita” (1 Yohanes 5: 4 NKJV). Ketika Anda memiliki iman kepada Tuhan dan diri Anda sendiri, Anda dapat melakukan hal-hal yang mengejutkan Anda. Masalah yang kelihatannya begitu hebat hari ini, bisa menjadi hal yang membuat Anda menjadi hebat besok. Alkitab mengatakannya seperti ini: ‘Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. ‘(1 Petrus 1: 6-7).

 

*image by : https://images.prismic.io/helloprosper/440ca25614825dee52abaf84ea745a820619e338_screen-shot-2019-03-01-at-11.14.43-am.png?auto=compress,format

 

 

Share! jika renungan ini memberkatimu.