Instagram

Mengasihi Musuh Kita

“Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga,.”

– Matius 5: 44-45

Ibu saya adalah seorang remaja selama pendudukan Nazi di Belanda (1940-45). Seorang gadis tetangga meninggal ketika sebuah bom menghantam rumahnya. Sebuah keluarga Yahudi dengan anak kecil di seberang jalan dibawa pergi, dan mereka semua tewas dalam Holocaust.

Pada usia 16 tahun, ibu saya sering dikirim keluar dengan sepeda untuk mengambil susu di sebuah peternakan di luar kota mereka. Dalam satu perjalanan, dia dihentikan oleh seorang tentara Jerman di sebuah pos pemeriksaan, dan dia menyadari bahwa dia sedang menatap mata seorang bocah lelaki berusia 16 tahun yang ketakutan dan dipaksa masuk dinas. Dia berkata, “Ketika saya melihat betapa muda dan betapa takutnya dia, saya belajar untuk pertama kalinya dalam hidup saya sedikit tentang apa artinya mengasihi musuh Anda.”

Meskipun saya tidak pernah harus hidup dalam kondisi seperti itu, saya pernah mengalami membenci orang lain dan berharap mereka sakit, dan saya bergumul dengan perintah Yesus untuk mengasihi musuh saya. Saya menyadari bahwa ketika saya membenci orang lain, saya dengan mudah merasa bangga dan merasa benar sendiri. Saya menemukan diri saya berpikir, “Mereka telah melakukan atau mengatakan hal-hal yang mengerikan ini, dan saya tidak akan pernah melakukannya. Mereka lebih rendah. ” Saya juga belajar bahwa sikap seperti ini merusak semua ajaran Yesus tentang mengasihi Tuhan dan sesama.

Menyadari keburukan sikap saya sendiri tidak secara otomatis membuat saya mengasihi musuh saya, tetapi hal itu mulai mematikan keberdosaan itu. Saya mulai menyadari bahwa saya juga berdosa dan membutuhkan pengampunan. Tuhan Yesus, mengajar kita untuk mengasihi,  ketika ada kebencian terhadap orang lain tinggal di dalam diri kita, berdoalah kepada Tuhan minta pengampunan, dan minta Tuhan menolong dan membantu kita untuk peduli dengan jiwa mereka, mengasihi mereka. Amin.

 

*image by : https://assetsnffrgf-a.akamaihd.net/assets/m/2015734/univ/art/2015734_univ_cnt_2_xl.jpg

Share! jika renungan ini memberkatimu.