Instagram

Menjadi  Teladan!

‘Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang… ” (1 Timotius 4:12)

Pada saat dia berusia delapan belas tahun, Timotius adalah seorang rasul. Dan tampaknya beberapa orang di gereja menganggap promosi jabatannya pada usia dini bukanlah hal yang baik. Tetapi Paulus melakukannya. Dia memberi tahu Timotius: ‘Beritakanlah dan ajarkanlah semuanya itu. Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar. Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua. Perhatikanlah semuanya itu, hiduplah di dalamnya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang.'(ayat 11-15).

Siapa bilang Anda terlalu muda untuk membuat dampak? Bukan Tuhan. Dan bukan sejarah. Victor Hugo menulis tragedi pertamanya pada usia lima belas tahun. Raphael melukis mahakarya sebelum meninggal pada usia tiga puluh tujuh. Tennyson menulis  puisi pertamanya pada usia delapan belas. Paschal menulis karya-karya besarnya antara usia enam belas dan tiga puluh tujuh. Joan  Arc melakukan semua pekerjaannya  diumur sembilan belas. Romulus mendirikan Roma pada usia dua puluh. Calvin bergabung dengan Reformasi pada usia dua puluh satu dan menulis Institutnya yang terkenal pada usia dua puluh tujuh. Alexander Agung telah menaklukkan dunia yang dikenal pada saat ia berusia dua puluh tiga. Isaac Newton berusia dua puluh empat ketika ia memperkenalkan hukum gravitasi.

Percayalah pada diri Anda sendiri, karena Tuhan melakukannya. Kembangkan karunia Anda, dan minta Tuhan memberkati dan menolong Anda. Maksimalkan setiap peluang secara maksimal, dan Anda akan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Share! jika renungan ini memberkatimu.