Instagram

Persiapkanlah Jalan untuk Tuhan

“Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya”.  [Markus 1: 3]

“Apakah kita sudah sampai?”

Orang tua sering mendengar kata-kata ini dari anak-anak mereka saat keluarga mereka melakukan perjalanan jauh — atau bahkan perjalanan singkat. Anak-anak kecil memiliki pemahaman akan waktu dan jarak yang belum berkembang sehingga mereka tidak dapat memahami berapa lama perjalanan yang akan dilakukan.

Umat ​​Tuhan sering kali memiliki pemahaman yang belum berkembang tentang jurang yang ada antara kehidupan kita dan visi kerajaan Tuhan. Kita ingin berpikir bahwa kita adalah orang-orang yang baik yang hanya membutuhkan sedikit penyesuaian untuk menjadi benar di hadapan Tuhan. Kita mungkin merasionalisasi, “Jika berat badan saya turun sedikit, berusaha sedikit lebih keras untuk bersikap baik kepada tetangga saya, dan memberikan sedikit uang untuk kegiatan amal, maka saya akan benar-benar memiliki hidup saya bersama.” Kenyataannya, masih banyak lagi yang menghalangi kita dari cita-cita Tuhan.

Jarak antara cita-cita Tuhan dan cita-cita umat manusia begitu besar sehingga Yesus tidak sekadar datang ke dunia tanpa persiapan terlebih dahulu. Tuhan mengutus seseorang untuk menyiapkan kita untuknya. Yohanes, putra Zakharia dan Elizabeth, datang untuk membantu orang-orang menyadari bahwa kondisi dunia ini memerlukan perubahan besar. Dia memanggil umat Allah untuk bertobat dan mengalami cara hidup baru (bukan hanya beberapa penyesuaian kecil) yang akan ditandai dengan baptisan. Yohanes membantu orang untuk menyadari masalahnya sebelum mereka siap untuk melihat solusi di dalam Kristus.

Share! jika renungan ini memberkatimu.