Instagram

Perubahan Haluan yang Mengejutkan

Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. [Lukas 1: 7]

Zakharia dan istrinya, Elisabet, telah bergumul dengan kekecewaan karena tidak memiliki anak. Mereka mungkin bertanya-tanya mengapa mereka tidak diberkati menjadi orang tua. Pada masa itu, orang sering mengira tidak memiliki anak adalah kutukan, sehingga Zakharia dan Elisabet mungkin juga mengira mereka telah melakukan sesuatu yang salah dan dihukum oleh Tuhan.

Ada sesuatu tentang pergumulan yang tidak dapat dijelaskan yang dapat membuat kita mempertanyakan diri kita sendiri dan bahkan Tuhan. Kita dapat memahami mengapa kita gagal di kelas saat kita menyontek, atau mengapa kita kehilangan pekerjaan ketika kita selalu terlambat bekerja. Tetapi ketika kita yakin kita telah melakukan yang terbaik, atau setidaknya tidak melakukan kesalahan, pertanyaan “Mengapa?” bisa menambah kebingungan pada kesedihan kita.

Ketika Zakharia bertemu dengan seorang malaikat di kuil pada suatu hari, dia tidak mendengar mengapa dia dan istrinya kecewa. Dia hanya diberi tahu bahwa dia dan Elisabet akan memiliki seorang putra, yang akan dipanggil Yohanes.

Kisah kedatangan Yesus pada dasarnya bukanlah kisah tentang Tuhan yang memberi orang apa yang selalu mereka inginkan. Ini tentang rencana Tuhan untuk menghadirkan apa yang dibutuhkan semua orang di seluruh dunia. Ketika Tuhan mendekat, kehadiran-Nya membuat segalanya menjadi benar.

Penderitaan Zakharia berakhir dengan cara yang tidak terduga saat Tuhan mempersiapkan kedatangan Mesias yang dijanjikan. Kehadiran Tuhan dapat membawa berkat yang mengejutkan ke dalam situasi yang mungkin tampak tanpa harapan.

Share! jika renungan ini memberkatimu.