Instagram

Pilihan Yang Keliru

            Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.  (2 Korintus 6:14)

Hal lain lagi yang tidak merupakan pengalaman padang gurun adalah masa yang berat dan sulit yang kadang-kadang kita lalui karena kita tidak mengatur masalah-masalah kita dengan benar atau sebagai akibat dari keputusan kita yang salah. Beberapa orang yang saya kenal berkata bahwa mereka pernah menjalani pengalaman di padang gurun (maksudnya bahwa Tuhan menempatkan mereka di situ) padahal sebenarnya keadaan sulit yang mereka alami disebabkan oleh pilihan dan keputusan yang tidak tepat.

Saya teringat ada seorang anak muda yang berkata bahwa pernikahannya sedang mengalami kekeringan. Ketika ditanya lebih lanjut, dia mengakui bahwa ketika sedang merencanakan pernikahannya ia harus memilih antara dua wanita yang sama-sama dicintainya – yang seorang Kristen dan yang lain non Kristen. Ia memilih menikahi yang non Kristen karena dengan pikirnya dengan melakukan hal itu ia dapat menjadi alat dalam proses pertobatan si wanita. Namun, kenyataannya tidaklah demikian, dan beberapa bulan setelah pernikahannya berlangsung, keadaan rumah tangga mereka mulai memburuk. Saya menjelaskan kepadanya, selembut mungkin, bahwa sekalipun ia mempunyai tujuan yang mulia, tetapi ia telah melanggar perintah Tuhan bahwa orang percaya tidak boleh berpasangan dengan orang yang tidak percaya. Padang gurun yang dialaminya adalah hasil perbuatannya sendiri. Tentu saja, Tuhan tidak meninggalkan dia karena perbuatan ini, dan setelah pertobatan sajati terjadi, ia mengalami pembaharuan rohani, walaupun pernikahannya tidak dapat dipertahankan.

Jika kita melakukan kesalahan, kita harus mengakuinya dan meminta anugerah serta kebijaksanaan Allah untuk memperbaiki kesalahan itu. Kita harus tetap berhati-hati untuk tidak membuatnya terlihat rohani dan seolah-olah menderita karena kehendak Allah. Kadang oleh kehendak kita sendiri – bukan kehendak Ilahi – kita mengalami kekeringan rohani. Kita harus melihat perbedaan ini.

 

*Image by : http://www.stmaria.info/read/berita-rohani/mixed-marriage-with-somebody-not-the-same-religion-perkawinan-beda-agama-menurut-gereja-katolik#.W1FlEbp9gdU

 

Share! jika renungan ini memberkatimu.