Instagram

Profil dalam Iman

“Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.” (Matius 8:8)

Salah satu kisah Alkitab yang selalu menyentuh hati dan menantang iman adalah tentang perwira Romawi yang datang kepada Yesus atas nama pelayannya yang sakit. Ini adalah seorang perwira tentara Romawi yang menaklukkan, kekuatan militer yang sombong yang menghancurkan banyak negara untuk membangun kerajaan terbesar yang pernah dikenal dunia. Namun karena khawatir akan hamba yang lumpuh dan lumpuh, perwira dengan rendah hati mendekati Yesus – seorang pria muda Yahudi yang tinggal di Israel di bawah pendudukan Romawi – mengatakan, “Tuhan, aku tidak layak” (Mat 8: 8).

Petugas ini benar-benar memahami kerendahan hati – dan otoritas! Karena ketika Yesus menawarkan untuk datang ke rumahnya dan menyembuhkan hamba, dia menjawab: “Katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.! Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”(Mat 8: 8b-9).

Perwira itu tahu perintahnya membawa kekuasaan dan langsung dipatuhi. Dan melalui wahyu dari Roh Kudus, ia menyadari bahwa Yesus juga memerintahkan kuasa yang besar – di dunia rohani. Karena itu, ia tahu bahwa perintah Yesus akan sepenuhnya dipatuhi!

Kagum bahwa seorang non-Yahudi dapat memiliki iman seperti itu, Yesus berkata, “Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.” (Mat 8:13). “Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,” (Mat 8:11).

Hari ini, mari kita berdoa dengan kerendahan hati dan keberanian iman yang sama – meminta Tuhan untuk membuka pintu bagi Injil untuk keluar di antara semua bangsa, menarik jutaan jiwa yang hilang ke dalam Kerajaan-Nya yang mulia! Amin.

 

Share! jika renungan ini memberkatimu.