Instagram

Setia Menjadi Pengikut-Nya

Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.- Yesaya 42: 4

Kami mendengar banyak tentang kelelahan akhir-akhir ini dalam profesi pelayanan: pekerja sosial, guru, petugas polisi, pendeta, pekerja medis, dan banyak lagi. Ketika pekerjaan Anda berfokus pada melayani orang yang sedang kesusahan, sulit juga untuk tidak menjadi tertekan. Mencurahkan hati dan jiwa untuk membantu orang lain bisa jadi meresahkan, dan pada akhirnya melihat sedikit perbaikan dan menerima sedikit rasa syukur.

Dengan pemikiran ini, kami menyadari bahwa Yesus sangat luar biasa: “Dalam kesetiaan dia akan mendatangkan keadilan; dia tidak akan goyah atau putus asa sampai dia menegakkan keadilan di bumi. ”

Apakah Anda goyah atau putus asa, atau apakah Anda mendukung seseorang? Anda tidak perlu menjadi profesional layanan untuk mengalami kelelahan. Keluarga sering kali menghadapi masa-masa yang melelahkan. Dan bekerja untuk mencintai orang-orang di komunitas kita yang berduka, berurusan dengan hubungan yang rusak, atau mengalami pergumulan kesehatan mental berdampak pada semua orang. Karena rentang hidup kita semakin lama, semakin banyak orang juga melayani sebagai pengasuh bagi orang tua lansia.

Anda dan saya bukanlah Yesus; sebaliknya, kita dipanggil untuk menjadi pengikut-Nya. Karena Dia tidak goyah atau putus asa, kita bisa membiarkan diri kita merasa kecil hati. Dan kita bisa menyerahkan keputusasaan kita kepada-Nya; kita bisa membiarkan bagian diri kita itu mati juga, dan kita bisa percaya bahwa pada waktu yang tepat (bahkan lama lagi dari sekarang) kita akan terisi kembali dan bisa terus melayani sebagai pengikut-Nya lagi.

Share! jika renungan ini memberkatimu.