Instagram

Beriman Tag

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.  — [Ibrani 11:1]   Dalam pasal 11 dalam kitab Ibrani ini kita dapat menemukan daftar panjang orang-orang yang dapat kita sebut sebagai “pahlawan iman”.

Karena iman, maka Nuh — dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan — dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. [Ibrani 11: 7] Peringatan

"Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?." [Lukas 14:28] Realitas adalah perbedaan antara apa yang Anda inginkan - dan apa adanya. Jika Anda orang yang

Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." [Kejadian 22 : 2] Tuhan menyuruh Abraham untuk mengorbankan anak

‘…”Aku menyebut kamu sahabat”…’  Yohanes 15:15 Persahabatan dengan Allah dapat dipelihara dan dikuatkan melalui perenungan yang terus menerus.  Tidak mungkin kita menjadi sahabat Allah tanpa mengetahui apa yang Ia katakan.  Anda tidak dapat mengasihi Allah kecuali Anda mengenal Dia, dan pengenalan

Iman justru adalah pengakuan kebangkrutan kita dihadapan Allah, pengakuan yang rendah hati bahwa kita tidak memiliki pencapaian apa-apa. Justru dari permulaan yang sederhana inilah kita akan menemui jalan menuju anugerah serta anugerah ilahi. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita

Dunia jaman now merayakan orang-orang berhasil dalam hidupnya. Siapa yang disebut berhasil? Mereka yang dapat memerlukan apa yang telah mereka capai dalam dunia ini, entah itu material ataupun hal spiritual. Mereka yang belum mencapai apa-apa yang dianggap berhasil. Mereka perlu

Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri. Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. (Matius 24:36-37) Firman Tuhan telah mengingatkan kita