Instagram

Mengasihi Tag

Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. (Filipi 2:8) Yesus merupakan teladan yang sempurna dalam hal kasih. Kita bisa meneladani Yesus dari Ucapan-Nya, Perbuatan-Nya, Pengajaran-Nya, dan bahkan kematiannya sebagai

Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku. (Mazmur 19:14) Saat kita masih kecil tentunya kita memiliki figur seorang ayah yang penuh kasih sayang kepada kita,  Ayah selalu mencukupi semua kebutuhan kita, dan tidak

Apa pun yang terjadi, aku butuh Tuhan! Kehidupan yang kita jalani merupakan anugerah Tuhan. KemurahanNya memberikan yang terbaik bagi kita. Kemurahan Tuhan tidak hanya berkat-berkat secara jasmani, melainkan berkat-berkat ronahi pun Tuhan limpahkan bagi setiap kita. Kemuarahan Tuhan terkadang membuat kita

Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri. (Amsal 11:12) Dalam kehidupan ini seringkali kita menjumpai orang-orang yang berkompetisi, artinya berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Tentu saja hal ini tidaklah salah. Namun seringkali kita menemukan dalam kompetisi itu,

Dasar persatuan adalah Firman Allah. Yaitu : “Satu tubuh” – Kita satu tubuh dalam Kristus. “Satu Roh” - yang mendiami, memenuhi dan memeteraikan orang percaya. “Satu pengharapan” - keselamatan yang abadi, surga tempat orang percaya. “Satu Tuhan” - Tuhan Yesus Kristus

Filipi 4:11. “Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.” Sudahkah kita merasa cukup hari ini? Sebagian orang dari kita mungkin hari ini merasa cukup. Sementara yang lain, walau sudah semakin kaya, dia tidak merasa