Instagram

percaya Tag

“…Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun.” — [Mazmur 90:1]   Di jemaat kami, merupakan tradisi untuk menyanyikan "Tuhan tempat perteduhan" selama kebaktian Tahun Baru kami. Beberapa gereja lain suka menyanyikan lagu ini saat mereka beribadah pada hari terakhir penutupan tahun. Lagu ini memparafrasekan Mazmur

Beginilah firman TUHAN semesta alam: "Janganlah dengarkan perkataan para nabi yang bernubuat kepada kamu! Mereka hanya memberi harapan yang sia-sia kepadamu, dan hanya mengungkapkan penglihatan rekaan hatinya sendiri, bukan apa yang datang dari mulut TUHAN.”  [Yeremia 23:16]   Kita tidak bisa memutuskan

Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya. _Daniel 12:10. Pada dasarnya, tidak ada orang yang gemar hidup dalam kesukaran dan

Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. (Lukas 18:1)   Dua orang berdoa menghadap Tuhan. Mereka berdoa untuk kebutuhan masing-masing. Yang seorang berdoa, sangat panjang doanya, setelah itu dia pergi. Yang seorang lagi

Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya.  _Markus 9:32 Banyak hal dalam hidup kita ini yang tidak kita mengerti. Sebagian berupa kenyataan-kenyataan yang begitu membingungkan sebgaian lagi berupa pernyataan-pernyataan orang tertentu yang sulit kita pahami. Di saat seperti itulah

Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. _1 Tesalonika 5: 17-18   Doa adalah bagian dari kehidupan setiap orang Kristen. Tanpa doa kita kehilangan kontak dengan Tuhan dan berhenti mengenal-Nya. Jadi, apakah

"Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu, dan di bawahmu ada lengan-lengan yang kekal. Ia mengusir musuh dari depanmu dan berfirman: Punahkanlah!." [Ulangan 33:27] Pertimbangkan kata-kata abadi oleh Margaret Fishback Powers: ‘Suatu malam saya bermimpi… Saya sedang berjalan di sepanjang pantai bersama