Instagram

Undang-Undang Penghakiman Yang Tidak Berubah

Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. (Matius 7:2)

Pernyataan ini bukanlah sekedar teori, melainkan hukum Allah yang kekal. Penilaian apapun yang Anda berikan akan dipakai untuk menilai Anda kembali. Ada perbedaan antara balas dendam dan balas jasa. Yesus berkata bahwa dasar kehidupan adalah balas jasa – “ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” Cara kita membayar merupakan cara yang digunakan kehidupan untuk membayar kembali kepada kita. Hukum abadi ini berlaku dari tahta Allah turun kepada kita (Mazmur 18:26-27).

Roma 2:1 menerapkannya dalam cara yang lebih tegas dengan mengatakan bahwa orang yang mengecam orang lain, dia justru bersalah dalam hal yang dikecamnya. Allah tidak hanya memandang pada tindakan itu sendiri, tetapi juga pada kemungkinan melakukannya, yang dilihat-Nya dengan memeriksa hati kita. Sebagai awal, kita tidak mempercayai pernyataan-pernyataan Alkitab. Misalnya, sungguhkah kita mempercayai pernyataan yang menyebutkan bahwa kita mengecam orang lain, menilai hal-hal yang kita sendiri juga bersalah di dalamnya? Kita melihat kekurangan orang lain karena kekurangan itu ada di dalam hati kita sendiri.

Sifat khas terbesar dari seorang kudus ialah kerendahan hati, seperti dibuktikan oleh kesanggupan untuk berkata dengan jujur dan rendah hati, “Ya, itu semua, dan juga kejahatan lain, akan diperlihatkan di dalam kita jika bukan karena anugerah Allah. Karena itu, kita tidak mempunyai hak untuk menghakimi.”

Yesus bersabda, “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi” (Matius 7:1). Dia sebenarnya bersabda, “Jika kamu menghakimi, maka kamu akan dihakimi tapat dengan cara yang sama.” Siapakah di antara kita yang berani berdiri di hadapan Allah dan berkata, “Allahku, hakimilah aku seperti aku telah menghakimi orang lain”? Kita telah menghakimi orang lain sebagai para pendosa – jika Allah menghakimi kita dengan cara yang sama, kita akan dihukum ke neraka. Namun Allah menghakimi kita atas dasar penebusan yang ajaib oleh Salib Kristus.

 

*image by : https://klubsehatindonesia2.wordpress.com/category/alkitab/

Share! jika renungan ini memberkatimu.