Instagram

4 Tips Untuk Menghadapi Persoalan Kehidupan Ala Yosafat

4 Tips Untuk Menghadapi Persoalan Kehidupan Ala Yosafat

Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu. 2 TAWARIKH 20:12.

Sobat, dalam kehidupan sehari-hari kita pastinya mengalami pergumulan atas persoalan yang datang melanda kehidupan kita. Mungkin sikap kita bisa marah-marah, menangis dengan kesal atau mencari orang lain untuk disalahkan bahkan ada juga yang putus asa. Mari kita belajar dari pengalaman Yosafat.

1. Mencari Tuhan

Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari Tuhan. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa. 2 TAWARIKH 20:3

Yosafat berani melangkah dan tidak hanya tinggal diam saja! Ketika dia takut dia tahu kepada siapa dia harus pergi, yaitu mencari Tuhan.

Apapun persoalan, seburuk atau sebesar apapun masalah yang sedang terjadi dalam kehidupan kita, mungkin masalah kesehatan, masalah keuangan dan lainnya. Janganlah kita tinggal dalam ketakutan dengan meratapi diri. Tetapi, kita harus melangkah keluar dari lingkaran rasa takut itu dan mulai mencari Tuhan.

2. Sujud Menyembah

Lalu berlututlah Yosafat dengan mukanya ke tanah. Seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem pun sujud di hadapan Tuhan dan menyembah kepada-Nya. 2 TAWARIKH 20:18.

Dari ayat ini, Yosafat sadar bahwa walaupun Ia adalah Raja, tapi Ia juga memiliki kemampuan yang terbatas.

Apa yang Ia sadari?

  • Ia mau mengakui sepenuhnya bahwa kemampuan yang dia miliki terbatas.
  • Ia Mengakui hanya Tuhan yang sanggup melakukan mujizat atas setiap persoalannya, dan percaya bahwa hanya kekuatan kuasa-Nya saja yang dapat menyelesaikan.

Ketika mau belajar seperti apa yang dilakukan oleh Yosafat, maka hal itu dapat membuat kita sungguh-sungguh berharap dan bergantung hanya pada Tuhan saja. Tidak lagi mengandalkan kekuatan diri sendiri atau orang lain.

3. Percaya Kepada Tuhan

Keesokan harinya pagi-pagi mereka maju menuju padang gurun Tekoa. Ketika mereka hendak berangkat, berdirilah Yosafat, dan berkata: “Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada Tuhan, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!”. 2 TAWARIKH 20:20.

Hati dan pikiran kita harus sungguh percaya padaNya, maka kita tetap berdiri teguh! Allah punya banyak cara untuk menolong setiap kita dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kehidupan kita.

4. Menaikkan Syukur

Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.

Bersyukur dalam kesesakan memang bukan hal yang mudah. Namun, Tuhan menyukai hal itu dan kita mampu melakukannya itu semua karena Kasih-Nya yang dahsyat. Seperti yang Tuhan perbuat dalam 2 Tawarikh 20:22. Amin.

Kiranya tips ini memberikan kekuatan untuk setiap sobat yang sedang menghadapi persoalan kehidupan.

Dikutip dari berbagai sumber.

Share! jika renungan ini memberkatimu.