Instagram

Berawal Dari Hal Kecil Sampai Menjadi Hal Yang Besar

Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. LUKAS 16:10

Seorang bisa mencapai puncak gunung tertinggi di dunia “Everest” karena diawali oleh pijakan pertama.  Seorang pembalap mampu mencapai garis finish dan menjadi juara juga berawal dari start.  Segala sesuatu yang besar pasti berawal dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu.  Pohon mangga yang besar dan berbuah lebat serta tampak rindang di belakang rumah kita pun juga berasal dari satu biji mangga yang kecil.

Karena itu jangan pernah meremehkan perkara-perkara kecil yang tampaknya sederhana.  Untuk menjadi besar kita harus bersedia memulai sesuatu dari perkara yang kecil.  Perkara yang kecil berawal dari apa yang ada pada kita saat ini.

Apa yang ada pada kita saat ini adalah permulaan dari segala sesuatu yang akan kita miliki di masa yang akan datang. Seperti, pekerjaan atau profesi yang kita jalani, pelayanan yang dipercayakan kepada kita, talenta, harta yang kita miliki dan lain-lain. Jangan sampai kita seperti orang yang memiliki satu talenta, yang hanya menyimpan talentanya itu di dalam tanah dan tidak mengembangkannya untuk menjadi lebih maju.

Mari kita kerjakan dengan setia apa pun yang dikaruniakan Tuhan bagi kita, supaya pada saatnya, perkara-perkara besar atau hal-hal yang tidak terpikirkan, akan disediakanNya bagi kita.

Yusuf, sebelum menjadi orang nomor dua di Mesir setelah Firaun, Dia terlebih dulu setia dan tekun melakukan perkara-perkara kecil, sehingga pada saatnya ia beroleh kepercayaan terhadap hal-hal yang besar.

ORANG YANG TIDAK SETIA DALAM PERKARA KECIL, MUSTAHIL BISA SETIA DALAM PERKARA BESAR.

Share! jika renungan ini memberkatimu.