Instagram

Berdoa dan Bekerja

Ada banyak contoh dalam Alkitab di mana konsep-konsep kebergantungan dan tanggung jawab mmuncul salam kalimat atau paragraf yang sama. Sebagai contoh, Mazmur 127:1 mengatakan,

Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,

sia-sipah uasah orang yang membangunnya:

Jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota,

Sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

Pemazmur melihat Tuhan sangat terlibat dalam pembangunan dan pengawalan ketika dia menangis, “Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah,..Jikalau bukan Tuhan yang mengawali kota.” Dia tidak mengatakan, “Jikalau bukan tubuh yang membantu orang yang membangun dan mengawal”.

Namun, dengan jelas pemazmur melihat orang-orang sedang bekerja membangun rumah dan penjaga sedang berdiri mengawal kota. Orang yang membangun tidak bisa menyingkirkan peralatan mereka dan pergi memancing ikan, lalu berharap Tuhan yang membangun rumah. Begitu juga para penjaga tidak dapat berbaring di atas tempat tidur mereka dan berharap Tuhan yang mengawal kota. Orang yang membangun harus bekerja, dan para penjaga harus berjaga-jaga, tetapi mereka harus melaksankan tanggung jawab mereka dalam kebergantungan penuh kepada Allah seperti yang dikatakan pemazmur tentang Dia yang membangun dan mengawali.

Perhatikan kesaksian Paulus dalam Filipi 4:11-13

Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.  Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memebrikan kekuatan kepadaku”.

Paulus berkata dia telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Dia mengakui bahwa dia sendirian yang bertanggung jawab untuk mencukupkan diri dalam segala keadaan, dan dia perlu bertumbuh dalam area ini dalam kehidupanya. Dia tidak hanya menyerahkan semuanya kepada Tuhan dan mempercayai-Nya untuk membuat dirinya menjadi puas melalui Tuhan yang memberinya kekuatan.

God bless us!

Share! jika renungan ini memberkatimu.