Instagram

Berkat Roh Kudus

Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.

— [Yohanes 7:38-39]

 

Roh Kudus telah mengambil berbagai bentuk yang melambangkan berkat-berkat penting yang kita terima ketika Dia hidup di dalam kita. Roh datang seperti seekor merpati dan memenuhi kita dengan damai dan kepuasan yang kudus. “Dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”” (Lukas 3:22).

Pada hari Pentakosta Roh turun dengan lidah api (Kisah Para Rasul 2:3), dan api Roh memurnikan kita dengan membakar habis kebiasaan-kebiasaan egois kita, bahasa kasar kita, sikap keras kepala kita yang tidak tahu berterima kasih, dan kurangnya kasih karunia dalam hubungan.

Ketika murid-murid Yesus berbicara dalam banyak bahasa pada hari Pentakosta, beberapa penonton mengira mereka mabuk (Kisah Para Rasul 2:13). Mengapa? Karena bahasa lain terdengar seperti mengoceh bagi mereka—tetapi tidak bagi orang yang mengerti bahasa itu! Dan orang-orang yang dipenuhi dengan Roh meluap dengan sukacita dan tidak dapat berhenti berbicara tentang Yesus, harta terbesar di dunia.

Kita mengalami Roh juga sebagai penghibur yang datang membantu kita dan sebagai pengacara yang membela kita dalam situasi tertekan (Yohanes 14:15-27; 15:26).

Roh juga digambarkan sebagai sungai air hidup. Seperti mata air yang meluap-luap di dalam diri kita, air hidup dari Roh memastikan bahwa kita tidak akan pernah haus lagi (Yohanes 4:13-14).

Hidup dalam Roh benar-benar merupakan keberadaan yang berkelimpahan. Dan ini normal dalam kehidupan Kristen.

Share! jika renungan ini memberkatimu.