Instagram

Penghiburan

Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. _Mazmur 121:3 Seperti seorang yang bermain Dadu, angka berapa yang muncul tidak ada yang tahu. Nasib seperti sedang di adu, itulah kehidupan dengan jalan di mana kita sedang berlalu. Kadang tidak jelas arah

Bayangkan, jika ilustrasi pada gambar di atas itu terjadi di dalam kehidupan kita, yang diwajibkan untuk berlomba sampai garis finish dengan membawa beban yang berat. Pasti kita akan mengalami kelelahan. Maka itu, supaya kita bisa menyelesaikan perlombaan dengan baik, kita harus menanggalkan

"Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir.” _Amos 5:24   Gereja lebih dari sekedar kumpulan penyembah. Gereja harus melampaui dirinya sendiri ke dalam semua ciptaan Tuhan. Itu dipanggil untuk menjadi suara orang miskin dan tidak berdaya

“Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring." [Matius 28:6] Pagi-pagi Paskah, sebelum matahari terbit, beberapa wanita yang sama yang berdiri sambil menangis di kayu salib berjalan melalui jalan-jalan sempit

Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan." – [Lukas 17:10] Beberapa waktu lalu, seorang sukarelawan di sebuah organisasi nirlaba

 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." [Yeremia 29:11] Kita tidak menyalahkan orang karena melewatkan apa yang terjadi

‘Janganlah kerap kali datang ke rumah sesamamu, supaya jangan ia bosan, lalu membencimu.' [Amsal 25:17] Terkadang sebagai orang Kristen, kita jatuh ke dalam perangkap untuk berfokus secara eksklusif pada hal-hal besar seperti penginjilan dunia, karunia rohani, dan kedatangan Kristus yang kedua kali.

"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan

“Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga,.” - Matius 5: 44-45 Ibu saya adalah seorang remaja selama pendudukan Nazi di Belanda (1940-45). Seorang gadis tetangga meninggal