Uncategorized

Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai, berdiam diri. (Amsal 11:12) Dalam kehidupan ini seringkali kita menjumpai orang-orang yang berkompetisi, artinya berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Tentu saja hal ini tidaklah salah. Namun seringkali kita menemukan dalam kompetisi itu,

Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga." (Lukas 10:20)   Orang Kristen seharusnya bergairah akan pribadi Tuhan, bukan hanya sekedar menyukai dan bergairah akan pelayannya. Tidak sedikit orang Kristen yang telah menjadikan

Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri dari pada kota yang kuat, dan pertengkaran adalah seperti palang gapura sebuah puri. (Amsal 18:19) Manusia mana yang tidak pernah mengalami kekecewaan? Kekecewaan merupakan perasaan yang jelas dialami dan dirasakan oleh semua orang. Karena kekecewaan

Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya? Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang. (Ibrani 12:7-8))   Seorang

Orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatupun yang diingininya, tetapi orang itu tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit (Pengkotbah 6:2).   Alkitab mengatakan,

Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela. Mazmur 18:26 Setiap talente yang dipercayakan Tuhan kepada kita harus dipertanggung jawabkan, Seperti tiga orang hamba yang dipercayakan harta oleh tuannya dalam Perumpamaan tentang talenta

"Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya." Mazmur 139:13-14 Tuhan membentuk kita sedemikian rupa. "Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun

Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. (1 Petrus 5:6) Yesus adalah contoh kita untuk belajar hidup rendah hati. Yesus selama hidupnya di dunia, selalu menjadi teladan dalam kerendahan hati. Yesus rela lahir

Sok tahu lebih menakutkan ketimbang tidak tahu. Ketidaktahuan merupakan milik dunia, di dunia ini banyak orang yang sok tahu, termasuk diri kita sendiri.  Terkadang kita merasa tahu tentang segala sesuatunya, merasa diri pintar dan memiliki pengetahuan luas. Pengetahuan itu penting, akan tetapi