Instagram

CINTA TUHAN

“Berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis.”” – [Hosea 3: 1]

Betapa memalukan bagi Hosea untuk berurusan dengan ketidaksetiaan istrinya. Tapi Tuhan menyuruh Hosea untuk menunjukkan cinta padanya, jadi Hosea membayar harga untuk membelinya kembali dan membawanya pulang.

Apa yang bisa kita pelajari dari ini? Kita belajar bahwa tidak ada yang bisa keluar dari kedalaman dosa sendirian. Selain itu, kita belajar bahwa pekerjaan keselamatan Tuhan membayar harga untuk menebus orang berdosa (membelinya kembali) dan menyelamatkan mereka.

Ini adalah gambaran dari semua yang telah Tuhan lakukan untuk menunjukkan kasih-Nya kepada kita, umat-Nya. Tuhan menjadikan Yesus sebagai korban untuk menyelamatkan kita. Yesus menyerahkan nyawanya untuk membayar harga untuk menebus kita, sehingga kita dapat bebas dari dosa kita dan memiliki hidup baru dengan Tuhan. Dengan cara ini, Tuhan memulihkan kita dari hamba dosa menjadi umat-Nya kembali. Dia menjadikan kita bagian dari keluarga-Nya lagi, sama seperti Hosea memulihkan Gomer. Betapa suatu berkat yang luar biasa ini!

Ada sebuah buku di Korea berjudul “From Seo-cho to Heaven.” Seo-cho adalah sebuah distrik di kota Seoul. Intinya adalah: orang dapat tinggal di Seo-cho dan dapat pindah ke distrik lain di kota, tetapi mereka tidak dapat pindah ke surga sesuka mereka. Bagaimana kita “pindah” ke surga? Itu hanya mungkin jika kita percaya kepada Yesus.

Lalu bagaimana kita harus hidup? Nah, Hosea menyuruh Gomer untuk tidak lari atau berzina lagi. Jadi ini berarti kita, sebagai keluarga Tuhan, tidak boleh berpaling dan mencintai dunia lagi. Kita tidak bisa melayani dua tuan.

Share! jika renungan ini memberkatimu.