Instagram

Imbalan dari Kebaikan

“Setelah ia selesai memberi hamba itu minum, berkatalah ia: “Baiklah untuk unta-untamu juga kutimba air, sampai semuanya puas minum.”

(Kejadian 24:19)

Kisah Ribka mengajarkan kita sebuah kebenaran yang sangat penting tentang kehidupan: ketika kesempatan mengetuk, pastikan Anda siap untuk membukakan pintu. Ribka tidak memikirkan usaha ekstra dan waktu yang dibutuhkan untuk mengairi sepuluh unta yang kehausan. Dia tidak mengatakan, ‘Saya tidak melakukan pekerjaan seperti itu, itu tidak ada dalam deskripsi pekerjaan saya.’ Dia hidup dengan prinsip: ‘Apa pun yang tangan Anda temukan untuk dilakukan, lakukanlah dengan kekuatan Anda’ (Pengkhotbah 9:10 NKJV).

Kesetiaan dalam hal-hal kecil membawa imbalan besar. Tuhan adalah bos kita; Dia memperhatikan sikap dan tindakan kita dalam hal-hal kecil. Momen besar tidak datang kepada orang yang menunggunya; mereka datang dari kesetiaan di saat-saat kecil, dalam rutinitas sehari-hari dan pelayanan yang tidak glamor.

Ribka tidak mengutip Taurat atau bertanya kepada Eliezer apa agamanya. Alih-alih mencoba menjadi ‘super spiritual’, dia memutuskan untuk bersikap baik. Akibatnya dia mendapat perhatiannya, mendapatkan rasa hormatnya dan berakhir di keluarga Abraham. Itu tidak menjadi lebih baik! Ketika Ribka membawa Eliezer pulang untuk menemui keluarganya, mereka ingin dia menunggu selama sepuluh hari sebelum pergi menemui Ishak. Tetapi Ribka berkata, ‘Aku akan pergi’ (Kejadian 24:58 NKJV). Ketika Tuhan membuka pintu Anda, jangan tunda dan jangan katakan, ‘Orang lain lebih berkualitas dari saya.’ Jika Tuhan telah memanggil Anda maka Anda adalah orang yang tepat, jadi melangkahi  dan bergerak ke arah yang Tuhan pimpin. Amin

Share! jika renungan ini memberkatimu.