Instagram

Jadilah Diri Sendiri

Jadilah Diri Sendiri

Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. 1 Korintus 15:10.

Seseorang yang tidak percaya diri seperti pesawat yang duduk di landasan pacu dengan tangki bahan bakar kosong. Pesawat itu memiliki kemampuan untuk terbang, tetapi tanpa bahan bakar, pesawat itu tidak akan lepas landas. Keyakinan adalah bahan bakar yang alami untuk menjalankan hidup ini.

Dalam renungan ini Joyce Meyer menceritakan “Keyakinan kami, keyakinan kami bahwa kami dapat berhasil, membuat kami memulai dan membantu kami menyelesaikan setiap tantangan yang kami atasi dalam hidup.”

Tanpa rasa percaya diri, kita hanya akan hidup dalam ketakutan dan tidak pernah merasa terpenuhi.

Keyakinan memungkinkan kita menghadapi hidup dengan keberanian, keterbukaan, dan kejujuran. Hal ini memungkinkan kita untuk hidup tanpa khawatir dan merasa aman. Ini memungkinkan kita untuk hidup secara otentik. Kita tidak perlu berpura-pura menjadi seseorang yang bukan diri kita, karena kita aman dengan siapa diri kita—bahkan jika kita berbeda dari orang-orang di sekitar kita. Kita sangat percaya bahwa kepercayaan diri yang kita punya memberi kita izin untuk menjadi berbeda, menjadi unik.

Tuhan telah menciptakan setiap orang dengan cara yang unik, namun kebanyakan orang menghabiskan hidup mereka untuk mencoba menjadi seperti orang lain—dan sebagai akibatnya merasa sengsara. Percayalah bahwa Tuhan tidak akan pernah membantu Anda menjadi orang lain. Dia ingin Anda menjadi diri sendiri yang utuh. Sehingga tidak lagi atau ikut-ikutan untuk menjadi orang lain. Maksudnya adalah tidah usah mengikuti orang, tetapi jadilah diri sendiri.

Doa: Tuhan, aku ingin dapat mengatakan dengan yakin bahwa dengan kasih karunia-Mu aku adalah apa adanya. Aku mengakui bahwa kasih karunia-Mu tidak pernah sia-sia dalam hidupku, dan aku meminta kepadamu Tuhan untuk membawa lebih banyak kepercayaan dalam hidupku untuk menjadi siapa aku (Orang yang sesuai dengan kehendak-Mu bapa. Amin.

Share! jika renungan ini memberkatimu.