Instagram

Jangan Latah!

Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah. YAKOBUS 1 :19

Kita sadari atau tidak, kebanyakan orang adalah mencari dan membicarakan hal-hal negatif dari suatu hal, suatu peristiwa, maupun kehidupan orang lain, dibandingkan membicarakan hal-hal positif yang membangun.

Seringkali, suatu berita yang semakin negatif akan semakin seru untuk dikomentari maupun dipergunjingkan oleh masyarakat. Apalagi di era internet yang super cepat ini, kesempatan untuk mengekspos kehidupan pribadi maupun orang lain melalui media sosial, semakin mudah dan terbuka lebar.

Kesempatan untuk mengomentari, mencela, menghina, bahkan memaki orang yang tidak dikenal pun ikut menjadi lebih mudah. Selain itu juga, banyak kesempatan untuk menyebarkan hasutan emosional, hoax, dan kabar yang tidak pernah terjadi.

Pelajaran kebijaksanaan dari ayat Firman Tuhan hari ini adalah agar kita cepat untuk mendengar, dan lambat untuk marah.

Yakobus menasehati kita untuk belajar mengontrol perkataan yang harus kita miliki khususnya saat kita sedang marah dan kepekaan kita dalam hal untuk mendengarkan suara Tuhan.

Dengan demikian kita belajar bahwa pengendalian diri atas amarah dan perkataan, pada dasarnya terkait dengan kepekaan seseorang untuk mendengar suara Tuhan melalui nurani dan firman Tuhan yang setiap hari kita baca dan renungkan.

Di sinilah kita melihat pentingnya belajar firman Tuhan;

Apakah kita setiap hari sudah belajar firman Tuhan?

Berdirilah teguh dalam kebenaran Firman Tuhan, taburkanlah hikmat dan sebarkanlah kasih.

Share! jika renungan ini memberkatimu.