Instagram

Kasih Karunia yang Menopang

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.’ [2 Korintus 12: 9]

Ada dua jenis anugrah: 1) Anugrah yang menyelamatkan. Saat Anda menaruh kepercayaan Anda kepada Kristus, Tuhan menghapus seluruh catatan dosa Anda. 2) Kasih karunia yang menopang. Paulus menulis: ‘Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri. Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.'(ay 7-9 ). Citra yang begitu hidup! Duri menembus kulit lembut dan bersarang di bawah permukaan.

Setiap langkah adalah pengingatnya: Anak di pusat rehabilitasi. Tinta merah di buku besar. Tindak pidana yang tercatat. Keinginan untuk minum alkohol di tengah hari. Air mata di tengah malam. ‘Tuhan, ambillah?’ Tetapi yang Anda dengar adalah: ‘Kasih karunia-Ku cukup untukmu.’ Kasih karunia yang menopang menjanjikan kita bukan tidak adanya pergumulan, tetapi kehadiran Tuhan yang menguatkan. John Newton, pendeta Anglikan yang menulis ‘Amazing Grace’, menemukan bahwa kasih karunia Tuhan sudah cukup. Pada hari istri tercintanya, Mary, meninggal, dia menemukan kekuatan untuk mengkhotbahkan khotbah hari Minggu. Keesokan harinya dia mengunjungi anggota gereja, dan kemudian memimpin pemakamannya. Melihat ke belakang dia menulis: ‘terlalu miskin untuk mengkompensasi kerugian seperti milik saya. Tetapi Tuhan, Tuhan yang cukup, berbicara, dan itu selesai. Biarlah mereka yang mengenal Dia, dan percaya kepada-Nya, memiliki keberanian yang baik. Dia bisa memberi mereka kekuatan sesuai dengan hari mereka. Dia dapat meningkatkan kekuatan mereka sewaktu pencobaan mereka meningkat… Dan apa yang dapat Dia lakukan, Dia telah berjanji akan Dia lakukan. ‘

 

Share! jika renungan ini memberkatimu.