Instagram

Kekuatan Kebaikan

Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia. — Amsal 12:25

Saat ini tampaknya ada begitu banyak kegelisahan dalam hati dan kehidupan manusia. Orang-orang di mana-mana stres. Cemas. Cepat mengungkapkan pendapatnya. Keuangan dipertanyakan. Organisasi mendapatkan lebih banyak keluhan dan kemarahan dari orang-orang daripada sebelumnya.

Saat kita mengikuti berita harian, sungguh luar biasa melihat banyaknya isu dan masalah yang ada di dunia. Ada begitu banyak hal yang dapat menyebabkan kecemasan dalam hidup ini.

Semua kesulitan dan kekhawatiran ini membebani hati. Kita mungkin tidak selalu menyadari dampaknya, tetapi semakin kita memikirkan kecemasan,  kita semakin merasa kurang bebas.

Ketika Yesus berbicara tentang kekhawatiran hidup, Dia meyakinkan para pengikut-Nya bahwa Bapa mereka di surga mengetahui semua kebutuhan mereka dan akan mengurus mereka. “Carilah dahulu kerajaannya dan kebenarannya,” kata Yesus, “dan semuanya itu akan diberikan kepadamu juga. Karena itu jangan khawatir tentang hari esok, karena besok akan mengkhawatirkan dirinya sendiri” (Matius 6:33-34). Kata-kata baik ini juga berlaku untuk kita semua. Mereka menawarkan kita kebebasan untuk hidup dengan mempercayai Tuhan dengan masa depan kita sehingga kita tidak terbebani oleh kecemasan.

Apakah ada ketakutan atau kecemasan yang mungkin perlu Anda serahkan kepada Tuhan hari ini? Ketika kita menyerahkan kekhawatiran kita kepadanya, kita menjadi lebih mampu untuk membagikan cinta dan kebaikanNya kepada orang lain, yang benar-benar dapat memindahkan gunung bagi seseorang yang terbebani oleh kecemasan.

Share! jika renungan ini memberkatimu.