Instagram

Kesabaran Tuhan

Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku –aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling berdosa. Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal. Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin. _(1 Timotius 1:12-17)

Juruselamat kita ingin setiap orang merasakan kasih karunia, belas kasihan, dan kasih abadi-Nya. Beberapa orang membayangkan Tuhan menjadi frustrasi setiap kali mereka melakukan kesalahan. Akibatnya, banyak dari mereka terus-menerus hidup dalam ketakutan untuk melakukan sesuatu yang salah. Tapi itu sama sekali bukan Tuhan. Sebaliknya, Dia memiliki kesabaran dan belas kasihan yang tiada habisnya terhadap anak-anak-Nya.

Tuhan mengetahui bahwa kita memiliki sifat yang terjatuh, dan Dia sepenuhnya memahami perjuangan kita melawan sifat tersebut (Ibr. 4:15). Sama seperti seorang balita yang belajar taat, anak-anak Tuhan juga belajar berjalan di jalan-Nya. Karena Bapa kita senang melihat kita melakukan apa yang benar, Dia memberi kita waktu dan ruang untuk melakukan kesalahan.

Nah, jika kita berulang kali menolak keselamatan yang Tuhan sediakan, maka kita akan mengalami penghakiman-Nya suatu saat nanti. Pilihan itu nyata. Namun perlu diingat bahwa Yesus datang ke dunia khusus untuk menyelamatkan orang berdosa. Dia ingin semua orang diselamatkan—dan dengan kesabaran, belas kasihan, dan kasih karunia yang besar, Dia dengan murah hati memberikan waktu kepada setiap orang untuk datang kepada-Nya.

Tuhan selalu menunggu dan siap agar kita kembali ke pelukan kasih-Nya, seperti ayah dari anak yang hilang. Adakah yang ingin Anda akui kepada Tuhan hari ini? Pertobatan akan membuka jalur komunikasi yang terhambat. Ingat, Tuhan lambat marah, dan Dia senang menghabiskan waktu bersama Anda.

Share! jika renungan ini memberkatimu.