Instagram

Ketetapan Hati

Ketetapan hati merupakan hal yang penting dalam mengambil keputusan dan pikiran. Contohnya nabi Yunus dia sudah menetapkan hati untuk tidak pergi ke Niniwe, karena tidak suka dengan kota tersebut, ia menolak perintah Tuhan, sekalipun Tuhan menyuruhnya pergi ke kota Niniwe (Yunus 1:1-3).

Tuhan lebih memperhatikan ketetapan hati kita. Sering terjadi orang percaya berdoa tentang sesuatu, namun hatinya menetapkan hal yang lain. Kalau seperti ini, kecenderungannya adalah ia akan memilih apa yang sudah ditetapkan hatinya, bukan pilihan Tuhan.

Tuhan Yesus mengatakan bahwa ketetapan hati seseorang dapat membuat orang itu berzinah dalam hatinya (Matius 5:28). Seringkali ketetapan hati diartikan sebagai motif yang mendorong orang untuk melakukan kebaikan atau kejahatan.

Ketika Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan dan minuman Raja, Tuhan memberkati Daniel secara luar biasa. (Daniel 1:8). Ketika ketetapan hati kita berkenan kepada Tuhan, sekalipun kita belum berdoa, Tuhan sudah bertindak dan melakukan sesuatu untuk memberkati kita.

Abraham telah menetapkan hatinya untuk mempersembahkan Ishak dan Tuhan mengetahui ketetapan hati Abraham yang sungguh-sungguh, maka Tuhan menghentikan Abraham untuk mempersembahkan Ishak, dan malahan Tuhan menyediakan kambing sebagai pengganti Ishak.

Zakheus berketetapan hati untuk berjumpa dengan Yesus, sehingga dengan sekuat tenaga ia berusaha untuk menjumpai Yesus walaupun dengan keterbatasan fisiknya. Dan pada akhirnya, ia mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Yesus dan mengalami perubahan dalam hidupnya. Amin.

Share! jika renungan ini memberkatimu.