Instagram

Kita Tidak Dapat Memenuhi Harapan Semua Orang

Kita Tidak Dapat Memenuhi Harapan Semua Orang

Orang yang berbeda mengharapkan hal yang berbeda dari kita. Dan ketika banyak orang menarik Anda, harapan itu bisa menumpuk seperti gunung dan mengubur Anda. Apakah itu yang Anda rasakan hari ini, terkubur di bawah ekspektasi semua orang? Jika demikian, Renungkan:

“Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing. Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain.” Roma 12:3-5.

Kita semua ingin orang senang dengan kita, tetapi kita juga harus menyadari bahwa mereka sering kali memiliki harapan yang tidak realistis dan terkadang egois. Jadi mengapa kita tidak berani untuk mengatakan tidak?

Ini yang bisa menjadi alasan tersebut:

(1) Takut pada orang. Kita ingin dicintai dan tidak ingin adanya penolakan. Kebanyakan orang pasti takut tidak disukai dengan orang sekitarnya. Sehingga harus terus memberikan image yang baik. Padahal dengan jujur apa adanya itu bisa membuat kita  bahagia dan orang tersebut dapat mengerti adanya dengan apa yang kita mampu lakukan.

(2) Kebanggaan. Jika Tuhan menjadikan Anda orang dengan satu talenta, Dia tidak akan memberi Anda tugas dengan dua talenta. Maksudnya adalah jangan biarkan kesombongan membuat Anda mengambil lebih dari yang bisa Anda tangani untuk mendapatkan persetujuan orang. Tetapi kerjakanlah sesuai dengan kapasitasnya.

(3) Tidak mengetahui kehendak Tuhan bagi hidup Anda.

“Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Kita harus mengetahui kehendak Tuhan dalam hidup ini dan berkomitmen untuk menjalankannya. Karena jika tidak mengetahui kehendak Allah kita akan kehilangan arah tujuan hidup.

(4) Mencoba menjadi seperti orang lain. Kebanyakan kita pasti selalu mempunyai sosok yang menjadi ‘Model’ dalam kehidupan ini. Alkitab mengatakan

Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Roma 12:6.

Maka jangan kita memaksakan segala sesuatu yang belum tentu itu bisa sama dengan sosok yang menjadi ‘Model’ di dalam kehidupan ini, kecuali Tuhan telah ‘menganugerahkan’ Anda untuk melakukannya. Sadarilah bahwa Anda tidak dipanggil untuk memenuhi harapan semua orang. Dan harus diingat juga bahwa apa pun yang telah menjadi pekerjaan Anda selesaikanlah dengan baik.

Share! jika renungan ini memberkatimu.