Instagram

Mau Menang atas Depresi?

Mau Menang Atas Depresi?

Depresi adalah kondisi yang umum, yang mempengaruhi jutaan orang, baik orang Kristen
maupun non-Kristen. Orang-orang yang menderita depresi biasanya mengalami perasaan sedih, marah, putus asa, kelelahan yang sangat dalam, dan juga berbagai gejala lainnya. Mereka biasanya merasa tidak berguna dan ingin bunuh diri, kehilangan minat dalam berbagai hal dan menghindari orang-orang yang sebelumnya dekat dengan mereka.

Depresi sering dipicu oleh permasalahan klasik yang dihadapi oleh sebagian besar manusia di
dunia ini adalah masalah ekonomi. Ketiadaan pekerjaan, besarnya utang daripada pendapatan, kesulitan dalam menabung adalah beberapa persoalan yang banyak dari kita hadapi. Implikasinya terjadi kekerasan dalam rumah tangga, percekcokkan antarsuami-istri yang tidak berakhir, dan bahkan ada yang menjadi depresi berat.

Lalu bagaimana cara untuk menang dari Depresi?

Mari kita belajar menghadapi depresi dari ayat Alkitab ini:
1 Petrus 5:6-7
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

1. Tidak meremehkan kuasa Tuhan
Sebagaimana yang dikatakan pada ayat 6, “Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat”. Mau kita memperlihatkan kekayaan, kekuatan dan kepintaran, tetap saja kita akan menjadi orang yang hina tanpa Tuhan Yesus. Jangan sekali-kali kita meremehkan kuasa Tuhan dalam kehidupan ini, sebab Dia berkuasa penuh. Kita tidak boleh menjadi orang yang lupa diri atas apa yang kita miliki ya Sahabat.

2. Tidak terlalu serius menghadapi kehidupan
Kemudian dalam ayat 7 dikatakan “serahkanlah segala kekhawatiranmu kepadaNya”. Bahwa memang kita harus sadar dalam kehidupan ini yang namanya penderitaan dan pergumulan tidak akan ada habisnya. Sehingga yang terpenting adalah bagaimana kita supaya dapat bertahan menghadapi segala pergumulan yang selalu datang silih berganti.

Maka Petrus ingin mengingatkan kita “Ia yang memelihara kamu”. Setiap pergumulan itu jangan dibesar-besarkan, jangan terlalu cepat khawatir sebab Tuhan ada tempat untuk kita menyerahkan segala kekhawatiran. Amin.

Share! jika renungan ini memberkatimu.