Instagram

Memahami Keinginan Anda

“Dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu..” (Mazmur 37: 4)

Kemampuan Anda untuk menginginkan hal-hal tertentu adalah karunia dari Allah; itu adalah motivator yang kuat. Bayangkan dua anak mengambil pelajaran berenang. Seseorang melakukannya karena dia menonton Olimpiade dan ingin memenangkan medali emas ketika dia dewasa. Yang lain mengambil pelajaran karena ayahnya mengatakan dia harus. Menurut Anda, anak mana yang mungkin berhasil mencapai Olimpiade? Dalam Kejadian kita membaca: ‘Jadi bekerjalah Yakub tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel itu, tetapi yang tujuh tahun itu dianggapnya seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel.’ (Kejadian 29:20). Orang seperti apa yang akan melihat kerja keras tujuh tahun hanya sebagai beberapa hari? Seseorang bekerja menuju mimpinya! Yesus menceritakan kisah tentang seorang pria dengan hasrat ‘mendapatkannya untuk memilikinya’. “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.” (Matius 13:44). Demikian pula, orang-orang yang mendengarkan Yesus begitu tertarik pada kedamaian, keberanian, dan kebijaksanaan-Nya sehingga mereka berpikir, “Aku harus memiliki apa yang Dia miliki.” Apakah keinginan kita terkadang membuat kita tersesat? Tentunya! Agar dapat mempercayai mereka, Anda harus melakukan dua hal: 1) Menginginkan hubungan dengan Tuhan di atas segalanya. ‘Menyenangkanlah dirimu juga dalam Tuhan, dan Dia akan memberimu keinginan hatimu. 2) Pastikan keinginanmu selaras dengan kehendak-Nya. “Aku senang melakukan kehendakMu, ya Allahku, dan hukumMu ada di dalam hatiku” (Mazmur 40: 8, BIS). Ketika Anda memusatkan hidup Anda di sekitar Allah dan Firman-Nya, Anda dapat mempercayai ‘keinginan hati Anda’. Dan Tuhan akan memberikannya kepada Anda!

 

*image by : https://content.thriveglobal.com/wp-content/uploads/2018/11/98.jpg

Share! jika renungan ini memberkatimu.