Instagram

Menegur Dengan Kasih

Menegur Dengan Kasih

Apa yang kamu pikirkan ketika melihat gambar diatas?

Belakangan ini, sempat ramai dibicarakan mengenai foto seorang pemotor mengacungkan jari tengah kepada rombongan pesepeda yang memadati ruas jalan raya.

Jika kita lihat pada gambar yang viral tersebut, tampaknya pengendara motor itu merasa kesal karena jalur yang dilaluinya dipenuhi oleh rombongan pesepeda.

Kejadian itu pun membuat kita memiliki respon yang berbeda-beda. Karena pada dasarnya kita manusia adalah tidak suka dipersalahkan dan juga tidak luput dari kesalahan.

Melihat pada laman internet, mengacungkan jari tengah merupakan tindakan penghinaan dan jika berkendara tidak sesuai dengan aturan maka itu adalah tindakan yang salah.

Oleh karena itulah disini kita tidak memihak siapapun. Namun, kita dapat menjadikannya sebagai pelajaran untuk menyikapi cara yang benar dalam menegur.

Lantas bagaimana kita bersikap yang baik saat menegur orang lain?

Mari Baca Ayat ini, Galatia 6:1, “Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan.”

Jadi Tuhan memberikan beberapa prinsip di sini:

  • Orang yang menegur, orang yang rohani artinya orang yang dapat menjadi contoh yang baik.
  • Seseorang yang rohani iman, karena mampu memimpin sesuai kebenaran firman Tuhan. Jikalau tidak, maka sulit membedakan perlakukan yang benar dan perlakuan yang tidak benar dihadapan Tuhan.
  • Cara penyampaiannya dalam roh lemah lembut. Karena tanpa kelembutan orang akan merasa dihujani oleh pisau yang tajam.
  • Tuhan juga meminta, waktu kita menegur kita menjaga diri, jangan kita terlalu sombong, berbual, meninggikan diri seolah-olah kita tidak mungkin mempunyai kesalahan yang sama.
Menegur Dengan Kasih

Ilustrasi Saat Seseorang Sedang Menegur Sahabatnya

Sampaikanlah Teguran Bila Memang Diperlukan. Tetapi, Sampaikanlah itu Dengan Cara Yang Tepat.

Share! jika renungan ini memberkatimu.