Instagram

Mengapa Kita Saling Memerlukan?

‘…Hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah…’  1 Tesalonika 5:14

Seekor tikus mencari-cari celah di tembok lumbung dan ia menemukan jebakan tikus dibalik sebuah lubang.  Ketika ia pergi untuk meminta bantuan teman-temannya, sang ayam berkata, ‘Maaf teman, itu bukan urusanku.’  Sang babi mengatakan, ‘Saya akan berdoa untukmu.’  Sang sapi yang sedang sibuk berkata, ‘Datang saja nanti.’  Merasa tertolak, sang tikus pergi mengatasi persoalannya.  Malam itu seekor ular beracun tertangkap di jebakan tikus dan ketika istri dari petani tersebut pergi untuk menyelidikinya, ia tergigit oleh ular tersebut.  Ia mulai terserang demam tinggi, dan semua orang tahu bahwa untuk merawat seseorang yang terkena demam cukup dengan sup ayam.  Jadi sang petani mengambil kapaknya dan menuju ke tanah pertaniannya untuk mengolah bumbu utamanya!  Sementara kondisi sang istri semakin menurun dan para tetangga mulai berkunjung, sang petani harus memotong babinya untuk memberi makan para tamu.  Akhirnya sang istri meninggal.  Banyak orang datang dalam acara penguburannya sehingga ia harus memotong sapinya untuk memberi makan para tamu.  Akhir cerita, semuanya menderita kerugian!

Firman Tuhan berkata, ‘…Hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.’  Hanya satu hal yang diperlukan untuk menjadi seorang penghibur: kerelaan untuk ‘…menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan tidak mencari kesenangan sendiri’ (Roma 15:1).  Sebelum berkata bahwa urusan orang lain bukanlah urusan kita, bacalah ayat ini: ‘…Jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita…’ (1 Korintus 12:26).  Anda tidak bisa duduk-duduk saja dan membiarkan orang lain menderita; bisa saja keesokan harinya Anda yang menderita!  Kita diminta untuk ‘Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu…’ (Galatia 6:2).  Ketika salah satu dari kita terancam, kita semua juga terancam.  Hidup kita saling kait mengait dengan satu alasan; setiap kita adalah bagian penting dalam pembentukan orang lain.

 

*image by : https://gisellchanden.files.wordpress.com/2013/07/2-21-09-different-cultures.jpg

Share! jika renungan ini memberkatimu.