Instagram

Menguji Motivasi Anda

Apakah Anda menerima kekeristenan untuk melayani Allah, atau untuk membuat Allah melayani Anda? Membuat Allah melayani Anda adalah sejenis perdukunan, sebuah usaha untuk mengendalikan Allah melalui doa-doa dan perbuatan Anda. Itu memanfaatkan Allah daripada mempercayainya. -Thimoty Keller

Motovasi-motivasi hampir selalu berbeda-beda. Jika Anda menunggu hingga motovasi-motivasi Anda murni dan tidak egois sebelum Anda melakukan sesuatu, maka Anda akan menunggu selamanya. Akan tetapi, penting bertanya, apa yang menggerakkan Anda untuk bertindak, khususnya ketika berhubungan dengan iman dan komitmen. Misalnya, Anda mungkin sedang berada dalam kesulitan besar. Anda mendari bahwa untuk pertama kali Anda membutuhkan Allah dan sejenis pertolongan rohani dalam kehidupan Anda untuk mengatasinya. Tidak ada yang salah dalam hal ini, tetapi akan lebih mudah dalam keadaan  seperti itu untuk mendekati Allah sebagai sebuah sarana daripada sebuah tujuan. Apakah Anda menerima kekeristenan untuk melayani Allah, atau untuk membuat Allah melayani Anda? Membuat Allah melayani Anda adalah sejenis perdukunan, sebuah usaha untuk mengendalikan Allah melalui doa-doa dan perbuatan Anda. Itu memanfaatkan Allah daripada mempercayainya.

Kita harus mengakui bahwa sebenarnya kita semua memulai perjalanan kita menuju kepada Allah karena kita menginginkan sesuatu dariNya. Akan tetapi, kita harus memahami fakta bahwa kita berutang seluruh hidup kita kepada-Nya karena apa yang telah Dia lakukan bagi kita. Dia adalah pencipta kita dan karena itu  kita berhutang setiap hal kepadaNya. Akan tetapi, Dia juga adalah penebus kita, yang menyelamatkan kita dengan mengorbankan diriNya. Hati yang telah menyadari hal ini akan berserah kepada Dia yang bukan hanya mahakuasa tetapi juga telah membuktikan bahwa Dia akan mengorbankan apapun untuk kebaikan kita.

Kita biasanya memulai perjalanan kepada Allah dengan berpikir, “Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan hal ini atai itu dilua-Nya,? Tetapi akhirnya kita harus berpikir, “Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan Dia?” jika Anda tidak membuat transisi itu, maka Anda tidak akan pernah bertemu dengan Allah yang sejati, melainkan hanya berakhir dengan percaya kepada Allah versi kariaktur”

Share! jika renungan ini memberkatimu.