Instagram

Nilai Kepercayaan

‘Ketika Daud habis berbicara dengan Saul, berpadulah jiwa Yonatan dengan jiwa Daud; dan Yonatan mengasihi dia seperti jiwanya sendiri.’  (1 Samuel 18: 1)

Sungguh menyakitkan ketika  kita menemukan bahwa tidak semua orang mengutamakan kepentingan kita. Jadi, kita harus belajar untuk menjadi lebih cerdas, dan tahu di level apa berinteraksi dengan orang lain. Biasanya hanya beberapa orang yang termasuk dalam lingkaran dalam Anda. Itulah mengapa Anda harus bijak dalam hal siapa yang Anda izinkan masuk ke dalam lingkaran itu. Kita melihat ini diilustrasikan dalam kehidupan Daud dan Yonatan. Daud berselisih dengan Raja Saul, ayah dari sahabatnya, Yonatan. Yonatan menyimpan rahasia Daud dan melindunginya dengan kehidupannya sendiri, bahkan saat dihadapkan pada ketidaksenangan keluarganya sendiri. Yonatan tidak berusaha untuk meninggikan dirinya sendiri, membesar-besarkan kepentingan dirinya sendiri, atau mengatur kemajuannya sendiri melalui hubungannya dengan Daud. Sederhananya, mereka memiliki ‘koneksi jiwa’. Kekuatan orang kepercayaan terletak pada keheningan mereka. Jika seseorang penggosip, mereka otomatis mendiskualifikasi dirinya sendiri. Kita harus bisa beristirahat dalam keamanan hubungan ini, untuk mengekspresikan diri, mengumpulkan informasi, dan mendapatkan nasihat yang bijaksana. Jika tidak, kita menuai konsekuensi karena membuat orang yang salah tahu terlalu banyak tentang kita. Orang kepercayaan tidak hanya menjaga rahasia kita, mereka menolak untuk mengeksploitasi informasi istimewa itu untuk keuntungan mereka sendiri. Mereka benar-benar peduli pada kita, dan tidak membuang kesalahan masa lalu kita ke wajah kita. Mereka menolak untuk mengucapkan kata-kata ‘Sudah kubilang’. Orang-orang seperti itu ada dalam hidup Anda untuk jangka panjang, dan Anda harus mengenali dan menghargai mereka.

Share! jika renungan ini memberkatimu.