Instagram

Otoritas Tuhan Membawa Harapan

“Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?” _Markus 11:28

 

Tiga kelompok besar otoritas agama yaitu; imam kepala, ahli Taurat, dan tua-tua, datang untuk bertanya kepada Yesus tentang otoritas-Nya. Tapi mereka tidak benar-benar meminta informasi. Pertanyaan mereka dipenuhi dengan penghinaan dan tuduhan.

Mereka tidak mencari pengertian. Mereka membuat penyelidikan yang bermusuhan, berusaha untuk melemahkan Yesus. Sebelumnya dalam Markus 11 kita membaca bahwa mereka “mencari cara untuk membunuhnya” (ay. 18). Jadi kita tahu bahwa mereka tidak mencari pencerahan, dan Yesus juga mengetahuinya.

Meski begitu, pertanyaan mereka adalah pertanyaan yang baik untuk ditanyakan, selama kita tidak bermusuhan dan kita benar-benar ingin tahu: “Yesus, bagaimana Anda memiliki wewenang untuk melakukan apa yang Anda lakukan dan untuk mengajarkan apa yang Anda ajarkan?”

Di dunia di mana ada begitu banyak ajaran dan otoritas yang berbeda, mungkin sulit untuk mengetahui jalan mana yang benar atau keliru. Kita perlu tahu mengapa kita harus mendengarkan Yesus dan mengikuti-Nya. Dan Yesus dengan senang hati menunjukkan jalan kepada kita. Dia tidak terancam oleh pemahaman kita yang jujur.

Yesus mengundang kita untuk melihat bahwa Dia adalah Anak Allah dan bahwa Dia memiliki otoritas Ilahi untuk menyembuhkan dan mengampuni. Dia juga memiliki wewenang untuk memberikan nyawa-Nya demi kita, dan mengambilnya kembali (Yohanes 10:17-18).

Yesus telah melakukan semua ini untuk keselamatan kita, dan ini adalah kebenaran yang paling penting untuk diketahui!. Yesus telah menunjukan otoritas-Nya atas dosa kita membawa harapan dan sukacita untuk kita semua yang percaya kepada-Nya. Amin.

Share! jika renungan ini memberkatimu.