Instagram

Pelayanan Paulus di Penjara

Selama periode pertama Paulus dipenjara, dia menulis kitab-kitab, yaitu Filipi, Efesus, Kolose, dan Filemon. Penahanan Paulus bukanlah waktu yang terbuang, tetapi waktu yang akan memberkati tubuh Kristus selamanya. Dia memenangkan banyak jiwa bagi Kristus; dia bahkan memiliki banyak hubungan dengan keluarga Kaisar.

Filipi 4:22 “Dia telah memberi kita kuasa Roh Kudus, dan bila kita mau percaya sama seperti Gereja mula-mula, maka kita akan berbuat seperti yang diperbuat gereja mula-mula; kita akan merasakan kuasa dan pengurapan yang sama seperti yang mereka rasakan.

Paulus mungkin dipenjarakan, tetapi dia tidak pernah berhenti menyampaikan injil! Walapun dia dipenjara  untuk beberapa tahun, Paulus mungkin merupakan salah salah satu pelancong terhebat dimasanya. Dia mengunjungi banyak negeri dan melihat banyak kejadian baru di negeri yang berbeda, tetapi tidak dibutuhkan  akan segala sesuatu yang menutup Yesus dan pimpinan Roh Kudus

Sejak dia bertemu Tuhan Yesus di jalan menuju Damsyik, dia dibutakan oleh pengelihatan kemuliaan Kristus yang besar dan tidak lagi dapa melihat apapun selain Yesus dan tidak dapat menyampaikan apapun selain injili-Nya.

Yesus ingin Anda dan saya berbicara dengan berani dan berjalan dalam kemuliaan yang sama dan kuasa perbuatan mujizat seperti yang dilakukan Paulus dan gereja mula-mula. Dia telah memberi kita kuasa Roh Kudus dan bila kita mau percaya sama seperti gereja mula-mula; lalu kita akan merasakan; kuasa dan pengurapan yang sama seperti yang mereka rasakan.

Yesus akan datang kembali untuk gereja yang berkemuliaan. Doa-doa kita seharusnya merupakan doa yang sama untuk kuasa seperti yang dipanjatkan Para Rasul dalam Kis 4:29-30: “Tuhan, berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu adakah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus”

Demikianlah juga, setelah doa sepertI itu, kita akan mengalami apa yang dirasakan para murid yang berdoa: “Dan ketika mereka seddang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani” (Ayat 31).

Share! jika renungan ini memberkatimu.