Instagram

Pengabdian Kepada Kristus

“..apakah engkau mengasihi Aku?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yohanes 21:16)

Yesus Kristus tidak mengatakan agar membuat orang bertobat mengikuti jalan pikiran kita, Tetapi Yesus mengatakan demikian “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Mengusahakan agar mereka dirawat dalam pengetahuan akan Dia. Pemuridan harus dilandasi pengabdian kepada Kristus, bukan dilandasi penganutan suatu kepercayaan atau ajaran khusus. Yesus sebenarnya mau menjadi kita murid-Nya dalam pengabdian kepada-Nya “Jika kamu ingin menjadi murid-Ku, kamu harus mengabdi kepada-Ku”. Seorang yang dijamah Roh Allah mendadak berkata, “Sekarang aku melihat siapa Yesus itu sebenarnya!” _ itulah sumber pengabdian.

Dewasa ini kita telah menggantikan kepercayaan pribadi dengan kepercayaan ajaran, dan itulah sebabnya banyak orang mengabdi kepada tujuan dan hanya sedikit yang mengabdi kepada Yesus Kristus. Manusia sebenarnya tidak mau mengabdi kepada Kristus, tetapi hanya kepada tujuan yang dimulai-Nya. Yesus Kristus sangat menantang kaum terpelajar masa kini, yaitu mereka yang menginginkan-Nya sebagai Sahabat dan tidak bersedia menyambut dengan cara lain. Kepatuhan Tuhan kita terutama ditunjukkan kepada kehendak Bapa-Nya. Jika kita mengabdi semata-mata pada tujuan kemanusiaan, kita akan segera kepayahan dan sampai ke tahap di mana cinta kita akan guncang dan tersandung. Akan tetapi, jika kita mengasihi Yesus secara pribadi dan dengan mesra, kita dapat melayani kemanusiaan, walaupun orang-orang memperlakukan kita sebagai “Keset”. Rahasia kehidupan seorang murid adalah pengabdian kepada Yesus Kristus, dan sifat khas yang ditunjukkan ialah tampak tidak berarti dan lemah lembut. Namun itu bagaikan biji gandum yang “jatuh ke dalam tanah dan mati” – itu akan tumbuh dan mengubah seluruh pemandangan alam (Yohanes 12:24).

Share! jika renungan ini memberkatimu.