Instagram

Pertolongan Yang Tepat

Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku. (Yohanes 12:32)

Sangat sedikit dari kita yang memahami alasan mengapa Yesus mati. Jika simpati adalah satu-satunya yang dibutuhkan manusia, maka Salib Kristus merupakan suatu keganjilan dan tentu saja mutlak tidak diperlukan. Apa yang dunia butuhkan bukanlah “sekeping kecil kasih”, melainkan suatu operasi besar.

Ketika Anda menemukan diri Anda sedang berhadapan muka dengan orang yang tersesat secara rohani, ingatkanlah diri Anda pada Yesus Krsitus diatas Salib. Jika orang itu dapat kembali kepada Allah dengan jalan lain, maka Salib Kristus benar-benar tidak diperlukan. Jika Anda pikir Anda menolong orang terhilang dengan simpati dan pengertian Anda, Anda mengkhianati Yesus Kristus. Anda harus memiliki hubungan yang benar dengan Dia, dan mencurahkan hidup Anda dalam menolong sesama sesuai jalan-Nya – bukan jalan manusia yang tidak mengindahkan Allah. Tema agama dunia di zaman sekarang adalah untuk melayani dengan cara yang menyenangkan dan tanpa menghadapi perlawanan.

Prioritas kita adalah menyampaikan penyaliban Yesus Kristus – untuk meninggikan Dia setiap waktu (1 Kor.2:2). Setiap iman yang tidak berakar kuat pada Salib Kristus akan membawa manusia pada kehancuran . Jika sang pekerja sendiri percaya kepada Yesus Kristus dan kenyataan penebusan, kalimatnya akan mengena pada orang lain. Yang paling penting adalah hubungan sang pekerja dengan Yesus Kristus menjadi kuat dan bertumbuh. Kegunaan sang pekerja bagi Allah bergantung hanya pada hubungan itu.

Panggilan seorang pekerja Perjanjian Baru adalah untuk menelanjangi dosa dan menyatakan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat. Konsekuensinya, dia tidak dapat selalu menjadi orang yang menyenangkan dan sahabat, melainkan harus mau tegas dalam menyelesaikan operasi besar itu. Kita dikirim Allah untuk meninggikan Yesus Kristus, bukan menyampaikan kata-kata yang indah. Kita harus mau menguji orang lain dengan mendalam seperti yang Allah lakukan terhadap kita. Kita juga harus sunguh-sungguh berusaha memahami Firman yang akan membawa pada kebenaran, dan kemudian tidak takut untuk menerapkannya. Amin.

Share! jika renungan ini memberkatimu.