Instagram

Rasa Bersalah dan Kasih Karunia

Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. _Mazmur 32:5

Dalam Mazmur 32. Daud telah membuat hidupnya kacau balau. Kegagalan moralnya termasuk perzinahan dan pembunuhan. Daud mengakui bahwa ketika kita membuat kesalahan, batin kita akan dimakan jika kita tetap diam. Seperti para wanita yang membawa ketetapan mereka ke Bait Suci, Daud mempunyai dorongan batin untuk mengakui dosanya. Daud mengakui dosanya kepada Tuhan. Ya, ada orang-orang dalam hidupnya yang perlu diluruskan oleh Daud. Namun hanya Tuhan yang mampu mengabulkan pengampunan penuh yang didambakan jiwanya. Ketika kita melakukan kesalahan, pertama-tama kesalahan kita adalah terhadap Pencipta kita, yang hukumnya telah kita langgar.

Setiap orang telah berdosa. Salah satu akibat dosa itu adalah timbulnya rasa bersalah. Kita bisa bersyukur kalau masih timbul rasa bersalah, karena hal itu mendorong seseorang untuk meminta pengampunan. Saat seseorang berbalik dari dosa kepada Yesus Kristus dalam iman, maka dosanya diampuni. Penyesalan itu bagian dari iman, yang menuntun seseorang kepada keselamatan (Matius 3:2; 4:17; Kisah Rasul 3:19).

Di dalam Kristus, dosa yang paling keji sekalipun telah dihapuskan (lihat 1 Korintus 6:9-11 untuk daftar dari perbuatan-perbuatan tercela yang diampuni). Keselamatan itu berdasarkan anugerah, termasuk anugerah diampuni.

Bagaimana Anda menemukan pengampunan sejati? Bukan dengan cara persembahan yang lain. Melainkan akuilah kepada Tuhan—dan jangan berbuat dosa lagi. Tuhan akan mengampuni kesalahan dosa Anda.

Share! jika renungan ini memberkatimu.